- Sailun Group memperkenalkan ban komersial SFR25 dan S690 pada pameran GIICOMVEC 2026 di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
- Produk baru tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, stabilitas pengereman, serta ketahanan operasional kendaraan transportasi logistik.
- Fasilitas produksi di Demak, Jawa Tengah, memperkuat pasokan ban domestik untuk mendukung sektor transportasi di Indonesia dan Asia.
Suara.com - Sailun Group memamerkan inovasi terbaru pada ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo atau GIICOMVEC 2026 di Jakarta. Perusahaan ini membawa portofolio lengkap ban kendaraan komersial yang mengutamakan efisiensi energi serta keamanan tinggi bagi para pelaku industri transportasi.
Dua produk unggulan resmi meluncur yakni SFR25 dan S690 yang dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional berbeda. Ban S690 menawarkan performa stabil dan daya tahan prima untuk transportasi jarak jauh di jalan tol.
Sementara itu, SFR25 hadir sebagai solusi transportasi regional yang menyeimbangkan ketahanan aus dengan efisiensi bahan bakar optimal.
“Dalam transportasi komersial, setiap detail berpengaruh terhadap efisiensi dan biaya operasional,” ujar perwakilan Sailun Indonesia, Rabu (8 April 2026)
Melalui optimalisasi struktur dan desain tapak, produk ini mampu menurunkan hambatan gulir tanpa mengorbankan stabilitas pengereman serta kenyamanan berkendara. Langkah ini menjadi jawaban strategis bagi sektor logistik Indonesia yang semakin berkembang pesat.
“Kami terus berkomitmen pada inovasi berbasis teknologi, mulai dari desain rolling resistance rendah untuk mengurangi konsumsi energi hingga produk dengan daya tahan tinggi yang mampu menghadapi berbagai kondisi jalan. Dikombinasikan dengan teknologi pemantauan cerdas, kami membantu pelanggan mengelola armada secara lebih efisien,” sambungnya.
Kehadiran fasilitas produksi di Demak, Jawa Tengah, memperkuat posisi Sailun di pasar domestik. Pabrik ini memiliki kapasitas tahunan mencapai jutaan ban untuk kategori kendaraan penumpang, truk, bus, hingga alat berat.
Dengan memperkuat pasokan lokal, Sailun meningkatkan kecepatan respons layanan untuk pasar Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.
Melalui merek Sailun, RoadX, Blackhawk, serta Maxam, perusahaan menawarkan fleksibilitas bagi berbagai segmen pasar. Inovasi terintegrasi ini diharapkan terus memberikan nilai jangka panjang bagi industri transportasi global yang berorientasi pada keberlanjutan.
Baca Juga: Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Dobrak Tradisi Moge Hitam, Honda Rebel 1100 Tampil Premium dengan Fitur Sekelas Gadget Canggih
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
7 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan saat Test Drive Mobil Baru
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Pesona Motor Cruiser Seganteng Honda Rebel, Penantang Yamaha XSR 155 dan Kawasaki W175
-
4 Sepeda Listrik Desain Stylish Budget Rp5 Jutaan, Bebas Antar Jemput Anak Sekolah Tanpa BBM!
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
-
9 Mobil Keluarga di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Murah Perawatan
-
Adu Kreatif Honda Modif Contest 2026 Sambangi Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin