- Penjualan mobil LCGC pada kuartal pertama tahun 2026 anjlok hingga 29,9 persen.
- Harga LCGC yang melambung mendekati Rp200 juta menghilangkan esensi label mobil murah.
- Pembeli pertama yang sensitif terhadap harga dan bunga kredit perlahan meninggalkan segmen ini.
Suara.com - Nasib mobil murah ramah lingkungan atau LCGC kini semakin memprihatinkan karena angka penjualan terus mengalami tren penurunan tajam. Kendaraan yang awalnya menjadi andalan keluarga baru ini perlahan tapi pasti mulai ditinggalkan oleh peminatnya.
Sempat menduduki takhta sebagai primadona bagi keluarga muda dan pembeli pertama, kini pasar mobil "paket hemat" ini justru terjun bebas.
Mimpi masyarakat untuk memiliki mobil baru dengan harga yang bersahabat tampaknya harus berbenturan keras dengan realita pasar otomotif saat ini.
Ironisnya, label murah yang dulu menjadi identitas utama kini seolah hanya tinggal sejarah.
Pada masa kejayaannya, LCGC diposisikan secara khusus sebagai mobil pertama dengan harga yang sangat ramah kantong, yakni di bawah Rp150 juta.
Namun, situasi sekarang sudah jauh berbeda. Banyak model di pasaran yang harganya meroket tajam hingga menembus rentang Rp180 juta sampai Rp200 juta.
Kenaikan harga yang dipicu oleh ketatnya regulasi emisi, penambahan fitur teknologi masa kini, serta melonjaknya biaya produksi membuat daya tarik "low cost" pada kendaraan ini semakin pudar.
Pergeseran harga yang drastis ini menjadi pukulan telak bagi segmen LCGC yang memang menyasar masyarakat kelas menengah.
Kelompok pembeli baru dikenal sangat sensitif terhadap fluktuasi harga maupun suku bunga kredit di bank. Ketika nominal cicilan tak lagi masuk akal untuk pengeluaran bulanan mereka, beralih ke pasar mobil bekas atau menunda pembelian menjadi pilihan yang paling rasional.
Baca Juga: Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
Kelesuan daya beli ini tergambar sangat jelas dalam catatan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Tren penurunan yang sebenarnya sudah mulai terasa sejak tahun 2024 ini, berlanjut menjadi rapor merah pada awal tahun ini.
Angka Penjualan yang Terus Loyo
Berdasarkan data Gaikindo pada tiga bulan pertama tahun 2026, mobil di segmen ini hanya mampu membukukan penjualan sebesar 28.831 unit.
Angka tersebut mengalami kontraksi atau minus hingga 29,9 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Sebagai perbandingan, mari melihat rekam jejak penjualan mobil LCGC dalam lima tahun terakhir.
Sempat melambung tinggi dan menjadi primadona, trennya justru menurun drastis usai melewati tahun 2023.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru