Suara.com - Motor listrik kini semakin diminati sebagai kendaraan harian, termasuk bagi pengguna yang tinggal di daerah berbukit atau sering melewati jalan menanjak. Namun, tidak semua motor listrik memiliki performa yang cukup kuat untuk melibas tanjakan curam.
Karena itu, penting untuk memahami kriteria motor listrik yang cocok digunakan di medan seperti ini, terutama jika ingin membeli unit bekas dengan harga lebih terjangkau.
Sebelum memilih motor listrik, ada beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap bertenaga saat melibas tanjakan. Pertama adalah daya motor (watt).
Semakin besar daya yang dimiliki, semakin kuat dorongan tenaga yang dihasilkan. Untuk area tanjakan, idealnya motor listrik memiliki daya minimal 2.000 watt, bahkan lebih baik jika di atas 3.000 watt agar akselerasi tetap responsif.
Kedua, torsi instan. Salah satu keunggulan motor listrik dibanding motor bensin adalah torsi yang langsung tersedia sejak awal gas diputar. Torsi besar sangat penting untuk menaklukkan tanjakan tanpa kehilangan tenaga di tengah jalan.
Ketiga, kapasitas baterai. Baterai berkapasitas besar tidak hanya berpengaruh pada jarak tempuh, tetapi juga menjaga performa motor tetap stabil saat digunakan di medan berat. Motor dengan baterai minimal 60 volt biasanya lebih andal untuk penggunaan di area berbukit.
Keempat, sistem kontrol dan mode berkendara. Beberapa motor listrik sudah dilengkapi mode Sport atau Power yang memberikan tambahan tenaga saat dibutuhkan, termasuk ketika melewati tanjakan curam.
Terakhir, sistem pengereman. Ini sering diabaikan, padahal sangat penting. Rem yang baik membantu menjaga kontrol saat menuruni jalan curam setelah melewati tanjakan.
Dengan mempertimbangkan kriteria tersebut, berikut lima rekomendasi motor listrik bekas yang dikenal memiliki tenaga besar, torsi kuat, dan jarak tempuh jauh.
Baca Juga: Motor Sekelas NMax dan PCX tapi Perawatan Nggak Ribet? Intip Motor MAKA Cavalry Lengkap dengan Harga
1. Polytron Fox Air
Polytron Fox Air menjadi salah satu motor listrik yang cukup populer di Indonesia. Motor ini dibekali daya 3.000 watt dan baterai LiFePO4 berkapasitas 72V 52Ah, yang membuatnya mampu menempuh jarak hingga 130 km dalam sekali pengisian.
Motor ini memiliki dua mode berkendara, yaitu Drive dan Sport. Mode Sport memungkinkan motor melaju hingga 95 km/jam sekaligus memberikan dorongan tenaga ekstra saat melewati tanjakan. Torsi instannya terasa kuat sejak awal, sehingga cocok untuk jalan berbukit.
Di pasar bekas, Polytron Fox Air biasanya dibanderol sekitar Rp16–20 jutaan, tergantung kondisi baterai dan pemakaian.
2. ALVA One
ALVA One dikenal sebagai salah satu motor listrik dengan performa tinggi di kelasnya. Motor ini mengusung tenaga sebesar 4.000 watt, membuatnya sangat mumpuni untuk menghadapi tanjakan curam.
Dibekali baterai lithium-ion 60V 45Ah, ALVA One mampu menempuh jarak sekitar 70 km dengan kecepatan maksimum 90 km/jam. Selain tenaga besar, motor ini juga dilengkapi sistem pengereman dual disc brake yang memberikan kontrol lebih baik di medan naik-turun.
Untuk unit bekas, harga ALVA One berada di kisaran Rp22–28 jutaan, tergolong tinggi namun sebanding dengan performanya.
Berita Terkait
-
Motor Sekelas NMax dan PCX tapi Perawatan Nggak Ribet? Intip Motor MAKA Cavalry Lengkap dengan Harga
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Alternatif Nmax dan PCX, Intip Daftar Harga Motor Listrik Alva, Mulai Berapa?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam