- Hyundai Motors Indonesia menyatakan belum ada instruksi penarikan kembali unit Palisade karena tidak terdapat insiden serupa di Indonesia.
- Penarikan unit di Amerika Serikat dilakukan menyusul insiden fatal kursi elektrik yang menjepit balita pada Maret 2026.
- Hyundai menyediakan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi masalah sistem kursi elektrik tanpa perlu kunjungan fisik dari konsumen.
Suara.com - Hyundai Motors Indonesia (HMID) memastikan akan mengikuti prosedur dari Hyundai Motor Corporation (HMC) jika diperlukan penarikan kembali (recall) Hyundai Palisade di Indonesia.
"Jadi kalau untuk recall Palisade kasusnya untuk di Amerika Serikat, bukan di Indonesia. Jadi Indonesia zero accident," ujar Fansiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, di Jakarta, Jumat (17 April 2026).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Soerjo ini menegaskan, Hyundai akan mengikuti kebijakan yang diberikan oleh HMC.
Namun konsumen diharapkan tidak perlu khawatir. Karena perbaikan yang diperlukan pada Hyundai Palisade merupakan perbaikan software yang tidak membutuhkan waktu lama.
"Jadi perbaikan softwarenya tidak membutuhkan customer kita untuk datang. Tapi kita menginformasikan secara aktif agar konsumen tetap berhati-hati," papar Soerjo.
Sebelumnya bocah berusia dua tahun meregang nyawa usai terjepit di kursi baris kedua Hyundai Palisade. Hyundai pun melakukan recall terkait insiden tersebut.
Fitur lipat otomatis kursi di Hyundai Palisade memakan korban. Belum lama ini di Ohio, seorang bocah berusia 2 tahun tewas akibat terjepit saat fungsi lipat otomatis di kursi baris kedua diaktifkan.
Insiden itu terjadi pada 7 Maret 2026. Setelah kejadian itu, Hyundai meminta pemilik Palisade 2026 tidak mengaktifkan fitur kursi elektrik jika ada orang atau benda di bangku baris kedua atau ketiga.
Hyundai juga mengimbau pemilik Palisade 2026 menghindari menekan tombol sandaran kursi saat masuk atau keluar dari baris ketiga.
Baca Juga: Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
Jenama asal Korea Selatan itu juga mengungkap bahwa masalah ini berkaitan dengan kerja sistem kursi elektrik di Palisade ketika ada benda yang menghalangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
9 Mobil Awet dan Irit tapi Harga Anti Gorengan: Mulai 60 Jutaan, Lengkap dengan Testimoni Pakar
-
Terpopuler: Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Mobil Hybrid Makin Dominan
-
Yamaha Byson 2026 Makin Gahar: Harga Sekaliber Honda Scoopy, Banyak Fitur Baru
-
Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?
-
Chery Gandeng Mitra Lokal Garap Mobil Listrik Mungil Tantang BYD Racco
-
Kondisi Honda PCX 160 Setelah Disiksa 39 Ribu Km: Bodi 'Ambyar', Tapi Mesin Tetap Halus Tanpa Gredek
-
Kejutan Harga Mobil Suzuki Juni 2026. Ada Fronx Hingga S-Presso yang Bikin Menggoda
-
Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
-
Bawa Aura JDM Asli! Saudara Honda BeAT Punya Tampang Kalem, Premium, dan Menang Telak di Kenyamanan
-
Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?