- Hyundai meluncurkan lini all-electric IONIQ di Beijing pada Rabu, 15 April 2026 untuk memperkuat daya saing di pasar China.
- Perusahaan memperkenalkan mobil konsep VENUS dan EARTH guna menawarkan pengalaman mobilitas personal dengan teknologi otonom serta fitur EREV.
- Strategi ini bertujuan mendefinisikan ulang nilai produk melalui orisinalitas desain dan kualitas kelas dunia bagi konsumen otomotif lokal China.
Suara.com - Hyundai Motor Company melakukan langkah berani dengan meluncurkan lini all-electric IONIQ secara resmi di Beijing untuk memperkuat daya saing di pasar otomotif China. Strategi ini menjadi pembuktian bagi pabrikan asal Korea Selatan tersebut dalam menghadapi kepungan produsen lokal yang sudah lama menguasai segmen kendaraan energi baru atau kendaraan listrik.
Dalam acara peluncuran tersebut Hyundai memperkenalkan dua mobil konsep masa depan yakni sedan VENUS Concept dan SUV EARTH Concept. Li Fenggang selaku Presiden Beijing Hyundai Motor Company memaparkan strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih personal bagi konsumen lokal.
"Mulai dari dua mobil konsep yang diperkenalkan hari ini, kami akan terus menghadirkan produk yang mencerminkan pemahaman mendalam terhadap konsumen China dan komitmen nyata kami terhadap pasar ini. Berlandaskan prinsip IONIQ yang mengutamakan keselamatan dan kualitas kelas dunia, Hyundai akan segera memperkenalkan model-model untuk produksi massal yang memadukan kabin dan pengalaman berkendara yang cerdas sesuai keinginan konsumen China," ujar Li Fenggang, Rabu (15/4/2026).
Pendekatan Hyundai kali ini mencakup ekosistem mobilitas yang lebih luas dengan pola penamaan planet yang unik. Mobil konsep VENUS hadir sebagai representasi sedan ikonik dengan warna emas mencolok sementara EARTH menawarkan desain SUV keluarga yang futuristik.
Sementara itu, Simon Loasby selaku Senior Vice President dan Head of Hyundai Design Center menekankan pentingnya orisinalitas dalam persaingan global yang ketat.
"Kami memilih untuk menjadi ‘The Origin’. Sesuatu yang benar-benar baru, mudah dikenali sekilas dari kejauhan, memiliki kehadiran yang kuat di jalan, dan menghadirkan apa yang kami sebut sebagai ‘kesan pertama terbaik’. Inilah titik awal dari pergerakan kami. Ambisi kami adalah menetapkan arah baru."
Selain mengandalkan estetika Hyundai juga menanamkan teknologi berkendara otonom hasil kerja sama dengan mitra lokal serta solusi Extended Range Electric Vehicle atau EREV. Fokus utama perusahaan adalah mendefinisikan ulang nilai produk mereka agar mampu menjawab kebutuhan riil konsumen di tengah pesatnya perkembangan teknologi otomotif di China yang sangat dinamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Motor Sekelas NMax dan PCX tapi Perawatan Nggak Ribet? Intip Motor MAKA Cavalry Lengkap dengan Harga
-
Setang Lebar Honda Vario 125 Street Bikin Manuver Makin Lincah di Kemacetan, Segini Harganya
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
-
Inikah Honda PCX Facelift Terbaru? Lebih Macho dan Punya Fitur Dash Cam Bawaan
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam