- Terdapat lima jenis teknologi mobil hybrid yang dipasarkan di Indonesia dengan mekanisme kerja dan keunggulan yang berbeda-beda.
- Teknologi hybrid tersebut meliputi Mild, Series, Parallel, Full, dan Plug-in Hybrid yang menawarkan tingkat efisiensi bahan bakar bervariasi.
- Konsumen dapat memilih mobil hybrid sesuai kebutuhan berdasarkan kemudahan perawatan, efisiensi konsumsi bahan bakar, serta fleksibilitas pengisian daya.
4. Full Hybrid (Series-Parallel / HEV)
Full Hybrid adalah sistem paling cerdas karena mampu berganti mode secara otomatis: EV murni, Series, atau Parallel. Transisi antar mode terjadi halus tanpa terasa oleh pengemudi.
Keunggulannya adalah efisiensi terbaik di berbagai kondisi jalan, dan tidak perlu colokan eksternal untuk mengisi baterai.
Contoh di Indonesia termasuk Toyota Corolla Cross Hybrid, Yaris Cross Hybrid, Veloz Hybrid, dan Wuling Almaz Hybrid.
Namun, perawatan Full Hybrid lebih kompleks dan harus dilakukan di bengkel resmi dengan teknisi khusus. Biaya perbaikan baterai juga bisa sangat tinggi.
5. Plug-in Hybrid (PHEV)
Plug-in Hybrid mirip dengan Full Hybrid, tetapi memiliki baterai lebih besar yang bisa diisi dari colokan listrik eksternal. Mode EV murni bisa mencapai jarak 30–100 km, sehingga untuk perjalanan pendek konsumsi bensin bisa nol.
Keunggulannya adalah efisiensi luar biasa, namun kekurangannya harga lebih mahal dan membutuhkan akses charging agar optimal dalam mode EV murni.
Contoh di Indonesia adalah Chery Tiggo 8 CSH dan Wuling Cortez Darion PHEV. Dari sisi perawatan, PHEV paling rumit dan mahal karena sistemnya kompleks dengan baterai besar dan pengisian eksternal.
Baca Juga: Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM
Mana yang Paling Irit dan Paling Mudah Dirawat?
- Paling irit bensin: PHEV, karena bisa dipakai murni listrik untuk perjalanan harian.
- Paling mudah dirawat: MHEV, karena sistemnya sederhana dan biaya perawatan rendah.
- Paling seimbang: Full Hybrid, karena efisien di semua kondisi tanpa perlu colokan.
Dengan memahami jenis-jenis hybrid ini, konsumen bisa menyesuaikan pilihan sesuai kebutuhan: apakah mencari efisiensi maksimal, biaya perawatan rendah, atau fleksibilitas penggunaan sehari-hari.
Berita Terkait
-
Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM
-
7 Mobil PHEV 7 Seater Termurah di Indonesia: Desain Mewah Berkelas, Kabin Super Luas
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Zenix Tumbang! Ini Daftar Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Maret 2026
-
Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL