- Gubernur wajib menggratiskan pajak kendaraan listrik hingga Rp 0 demi transisi energi hijau.
- DJP merancang PPN jalan tol di 2028 untuk asas keadilan dan tambah kas negara.
- Menkeu Purbaya mengaku kaget soal wacana PPN tol dan menahan pajak baru tersebut.
Respons Mengejutkan Pimpinan Keuangan
Hal paling mencengangkan dari polemik ini adalah reaksi pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan sendiri. Sang menteri rupanya tidak mengetahui siasat yang sedang digodok oleh anak buahnya.
"Saya belum baca," tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Ia secara terang-terangan menunjukkan keheranannya di hadapan publik.
"Paling tidak pada waktu dibicarakan, belum diberitahukan kepada saya," tambahnya.
Ia memastikan akan segera mengecek langsung masalah ini ke instansi terkait.
"Nanti kita selesaikan dengan pajak (DJP)," janjinya.
Sang menteri juga merasa janggal dengan banyaknya isu penambahan beban masyarakat yang tiba-tiba beredar liar.
Mengulang Kesalahan Masa Lalu?
Baca Juga: Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!
Wacana memajaki jalan bebas hambatan ini bak membangkitkan hantu dari tahun 2015 silam. Saat itu, pemerintah pernah merumuskan aturan serupa namun berujung pada pembatalan mendadak.
Ketakutan akan gejolak sosial dan rusaknya iklim investasi menjadi alasan kuat pembatalan kala itu. Kini, narasi serupa kembali dilempar untuk menguji reaksi publik.
Sebagai penawar keresahan, komitmen perlindungan ekonomi telah diikrarkan oleh otoritas fiskal. Purbaya menegaskan akan menahan segala bentuk pungutan baru sebelum daya beli benar-benar pulih.
Namun bagi masyarakat, ketidakpastian ini layaknya bom waktu finansial. Terbebas dari beban tahunan memang manis, namun ancaman tarif tol mahal tetap menjadi hantaman nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Cara Mudah Punya Motor Listrik Yadea OSTA Lewat Toko Digital
-
Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya
-
Transformasi Bisnis Cargloss Group dari Cat Otomotif Sampai Manufaktur Helm
-
5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Paling Irit dan Ringan Pajak di 2026
-
Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
-
Mirip Aerox, Yamaha Rilis Skutik Dek Rata Pakai Lampu Projie LED dan Punya Bagasi Helm Full Face
-
5 Mobil Sunroof Murah 2026, Ada Pilihan Baru dan Bekas Mulai Rp150 Jutaan
-
Mendagri Ngotot Hapus Semua Pajak Mobil Listrik di Daerah, Angin Segar Dunia EV Tanah Air
-
Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?