- Pemerintah melalui Lemigas mulai menguji teknis dan klasifikasi bahan bakar inovatif bernama Bobibos.
- Bobibos diklaim punya RON 98 berbahan jerami, harganya diproyeksikan sangat murah untuk masyarakat.
- Pabrik Bobibos akan dibuka di seluruh provinsi, membuka peluang distributor dan tenaga kerja lokal.
Tahap ini krusial untuk menentukan status Bobibos sebagai bahan bakar nabati (BBN) atau bahan bakar minyak (BBM). Pengambilan sampelnya pun menggunakan metode standar mutakhir ASTM D4057.
"Dari sini nanti ditentukan bahwa Bobibos masuk kategori bahan bakar yang mana," ucap Iklas.
Ia menyambung pernyataannya, "Eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya."
Fakta 3: Menanti Kelahiran Pabrik Percontohan
Banyak masyarakat yang tidak sabar menunggu inovasi ini rilis di pasaran. Mengutip akun Instagram @bobibos_, Iklas menegaskan bahwa produknya saat ini belum dijual bebas.
"Sementara ini kita belum menjual, kita lagi proses," ungkap sang pendiri.
Namun ia berjanji, "Dan akan sesegera mungkin untuk produksi."
Rencana terdekat mereka adalah mendirikan pabrik percontohan di wilayah Pulau Jawa. Visi jangka panjangnya adalah membangun fasilitas produksi mandiri di setiap provinsi.
"Sehingga nanti kita akan mempetakan kota-kota mana saja di seluruh Indonesia, untuk hadir di manufacturing-nya," terangnya.
Baca Juga: Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem
Iklas memungkas penjelasannya dengan optimis, "Jadi insya Allah, segera."
Fakta 4: Peluang Emas Menjadi Distributor
Kabar baiknya, masyarakat luas diizinkan menjadi distributor resmi untuk mempercepat penyebaran produk. Perusahaan bahkan berambisi membuka jaringan SPBU eksklusif dengan merek Bobibos.
Langkah ini otomatis mengundang para pemodal untuk berkolaborasi membangun jaringan nasional. Kedaulatan energi bangsa memang menjadi tujuan utama dari rancangan bisnis ini.
Fakta 5: Harga Ekonomis dan Serapan Tenaga Kerja
Iklas memberikan sinyal kuat bahwa harga jual Bobibos nantinya sangat ramah di kantong. Energi alternatif ini dirancang agar dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.
Proyek sebesar ini tentu akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru.
"Boleh nggak mengajukan lamaran kerja? InsyaAllah, kalau ini visi kita," kata Iklas.
Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk memberdayakan masyarakat sekitar.
"Adalah bagaimana kita menyerap tenaga kerja lokal," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga