- Honda NS150ES hadir memadukan bodi bongsor elegan PCX dengan dek rata fungsional milik Vario.
- Mesin 149cc skutik ini punya tenaga dan torsi lebih besar dibandingkan Vario 160.
- Dilengkapi fitur premium seperti kamera dashcam bawaan, harganya dibanderol mulai 33 jutaan rupiah.
Suara.com - Selama ini konsumen motor sering bingung memilih antara kemewahan Honda PCX atau kepraktisan dek rata Vario. Kini, dilema tersebut tuntas lewat kehadiran sebuah skutik revolusioner berdesain hibrida.
Jawaban dari persoalan ini lahir melalui Sundiro Honda selaku agen tunggal di pasar Tiongkok seperti dilansir dari laman resmi mereka.
Mereka resmi merilis Honda NS150ES 2026 sebagai solusi bagi pecinta skutik gambot yang butuh ruang kaki luas.
Menariknya, motor ini berani menanggalkan rangka eSAF yang biasa menopang bodi Vario. Pabrikan menggantinya dengan sasis kokoh yang tangkinya tersembunyi rapi di bawah dek mirip skuter Vespa.
Desain Agresif Tanpa Tinggalkan Fungsi
Secara visual, tampilan wajahnya mengadopsi aura agresif nan tajam ala Vario series. Dua lampu utama berteknologi LED siap memberikan pencahayaan maksimal dan modern di malam hari.
Namun, kenyamanan berkendara dari skutik ini sangat kental dengan nuansa PCX. Hadirnya tameng angin tinggi dan penutup setang membuat pengendara tidak mudah lelah saat melakoni tur jarak jauh.
Urusan kaki-kaki juga sangat menjanjikan kenyamanan ekstra di berbagai medan. Penggunaan suspensi ganda di bagian belakang menjamin bantingan motor tetap empuk saat membawa beban berat.
Mesin Bertenaga, Tangki Ekstra Besar
Baca Juga: Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
Jangan tertipu dengan kapasitas mesinnya yang hanya 149cc dengan satu silinder. Mesin berkode SH-EP ini ternyata memproduksi tenaga hingga 15,5 daya kuda yang sangat responsif.
Angka torsi puncaknya juga cukup buas karena mampu menyentuh 14,4 Nm. Spesifikasi performa ini jelas sedikit mengungguli mesin eSP+ kebanggaan Vario 160.
Meskipun bobot totalnya mencapai 141 kilogram, akselerasinya diklaim tetap gesit di jalanan perkotaan. Apalagi, tinggi joknya hanya 755mm sehingga sangat ramah untuk postur tubuh pengendara Asia.
Kapasitas tangki bensinnya pun sangat memanjakan para pelancong roda dua. Dengan daya tampung 8 liter, Anda tidak perlu terlalu sering mampir ke stasiun pengisian bahan bakar.
Fitur Sultan dan Harga Kompetitif
Pabrikan Tiongkok ini menyediakan tiga varian berbeda untuk memenuhi rentang selera pasar. Tipe standarnya sudah dibekali panel instrumen digital LCD yang sangat informatif dan mudah dibaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo