- Harga Toyota Fortuner bekas keluaran 2006 kini setara dengan mobil LCGC di pasaran.
- Mesin 2.7L VVT-i miliknya terbukti sangat bandel dan cocok untuk jalanan bervariasi Indonesia.
- Kabin lega muat tujuh orang dengan fitur keamanan mumpuni siap temani perjalanan Anda.
Suara.com - Siapa sangka harga mobil bekas Toyota Fortuner generasi pertama kini semakin menggiurkan. Banderolnya ternyata sudah setara dengan deretan mobil LCGC seken di pasaran saat ini.
Membeli Big SUV ini jelas menaikkan gengsi ketimbang meminang city car mungil. Anda bisa tampil layaknya bos besar di jalanan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Bayangkan saja, dana sekitar Rp 120 jutaan biasanya hanya mendapat Toyota Agya tahun 2020. Kini, nominal yang sama sudah bisa menebus sebuah SUV bongsor bertampang sangar.
Dapur Pacu Badak Anti Rewel
Fortuner lansiran 2006 ini menggendong mesin legendaris berkode 2TR-FE. Kapasitasnya mencapai 2.694 cc dengan dukungan teknologi VVT-i dan Electronic Fuel Injection.
Dapur pacu tersebut mampu memuntahkan tenaga hingga 160 PS pada 5.500 rpm. Torsi puncaknya juga sangat buas, yakni menembus 241 Nm di putaran 3.800 rpm.
Ada dua pilihan transmisi yang ditawarkan bagi para konsumen di Tanah Air. Anda bisa memilih manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan dengan penggerak roda 4x2.
Kabin Premium nan Lapang
Beralih ke bagian interior, ruang kabinnya terasa sangat lega untuk ukuran mobil lawas. Konfigurasi kursinya sanggup menampung hingga tujuh penumpang dewasa dengan cukup nyaman.
Baca Juga: Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya
Fitur hiburannya terbilang memadai berkat kehadiran perangkat Head Unit Double DIN. Peranti ini bisa memutar CD, MP3, radio, hingga terkoneksi melalui colokan USB.
Pengaturan pendingin udara di dalam kabin sudah mengadopsi teknologi Auto Climate Control. Lingkar kemudinya juga makin praktis dengan hadirnya tombol pengaturan audio yang terintegrasi.
Fitur Keselamatan Bukan Kaleng-kaleng
Urusan keselamatan berkendara pada Big SUV ini tentu tidak perlu diragukan lagi. Sistem pengeremannya sudah dikawal secara penuh oleh teknologi ABS dan EBD yang presisi.
Seluruh baris kursi telah dibekali sabuk pengaman sesuai standar keselamatan pabrik. Kehadiran airbag ganda dan collapsible steering column semakin menjamin perlindungan ekstra saat terjadi benturan.
Manuver parkir juga terasa sangat mudah meski dimensi bodi mobil terbilang besar. Sensor parkir di area belakang siap membantu memandu pengemudi setiap saat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite