- Sebanyak 13 SPBU Pertamina di wilayah Jabodetabek berhenti menjual BBM Pertalite mulai Sabtu, 9 Mei 2026.
- Penghentian tersebut terjadi karena ke-13 lokasi itu sedang bertransformasi menjadi SPBU Signature khusus BBM nonsubsidi.
- Pertamina menjamin pasokan Pertalite tetap tersedia dan aman untuk dibeli masyarakat di SPBU Pertamina lainnya.
Suara.com - Sejumlah SPBU Pertamina di wilayah Jabodetabek diketahui sudah tidak lagi menjual BBM subsidi jenis Pertalite mulai Sabtu, 9 Mei 2026. Kebijakan ini sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait nasib Pertalite ke depan.
Namun, Pertamina menegaskan penghentian penjualan Pertalite hanya berlaku di SPBU tertentu yang tengah bertransformasi menjadi SPBU Signature.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun mengatakan 13 SPBU tersebut sedang mengajukan peningkatan status menjadi SPBU Signature.
“SPBU tersebut beralih mengajukan program peningkatan status untuk menjadi SPBU Signature. SPBU Signature memang tidak menjual BBM bersubsidi,” ujar Roberth.
Ia menjelaskan konsep layanan SPBU Signature mirip layanan premium pada sektor transportasi maupun perbankan.
“Nah, SPBU Signature kurang lebih sama bagian dari layanan premium SPBU yang melayani BBM non subsidi saja dan areanya paling lengkap layanan lainnya,” katanya.
Meski demikian, Pertamina memastikan masyarakat tetap dapat membeli Pertalite di SPBU lain. Pertamina juga menjamin pasokan BBM subsidi masih aman dan tetap tersedia.
Daftar 13 SPBU yang Tidak Lagi Menjual Pertalite
Berikut daftar lengkap SPBU Pertamina di Jabodetabek yang sudah tidak lagi menjual Pertalite:
1. SPBU 3111401 — Jl. S. Parman No.70, Slipi, Jakarta Barat
Baca Juga: Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
2. SPBU 3112204 — Jl. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran, Jakarta Selatan
3. SPBU 3112401 — Jl. Fatmawati No.6, Cilandak, Jakarta Selatan
4. SPBU 3311701 — Jalan Peternakan II Nomor 18, Cengkareng, Jakarta Barat
5. SPBU 3410205 — Jl. Cideng Timur No.50, Gambir, Jakarta Pusat
6. SPBU 3411608 — Jl. Pos Pengumben, Srengseng Kembang, Jakarta Barat
7. SPBU 3412113 — Jl. Pangeran Antasari No.10, Jakarta Selatan
Berita Terkait
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Sejumlah SPBU Pertamina Tak Lagi Jual Pertalite, Ini Alasannya
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?