- Penjualan retail Honda di Indonesia menurun 13,8 persen pada April 2026 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 3.515 unit.
- Dominasi pasar Honda tertekan akibat kehadiran merek kendaraan asal China seperti BYD dan Jaecoo yang sangat agresif.
- Volume penjualan Honda periode Januari hingga April 2026 turun 43,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Suara.com - Penjualan mobil di Indonesia di awal tahun 2026 sedang mengalami pergeseran peta kekuatan yang cukup drastis.
Di tengah pertumbuhan pasar secara umum, salah satu pemain besar asal Jepang, Honda, justru terlihat sedang berjuang keras mempertahankan posisinya.
Kehadiran merek-merek baru, terutama dari China seperti BYD dan Jaecoo yang sangat agresif, memberikan tekanan nyata bagi dominasi pemain lama.
Kondisi ini sangat menarik untuk dibedah, terutama jika melihat data penjualan retail sales—yaitu angka mobil yang benar-benar sampai ke tangan konsumen—yang menunjukkan tren penurunan bagi pabrikan berlogo 'H' ini.
Jika kita membandingkan performa penjualan Honda pada April 2026 terhadap Maret 2026, terlihat ada penurunan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Honda mencatatkan penjualan retail sebanyak 3.515 unit pada April 2026.
Angka ini turun dibandingkan pencapaian Maret 2026 yang masih berada di angka 4.080 unit. Penurunan sekitar 13,8 persen ini berbanding terbalik dengan kondisi pasar otomotif nasional yang secara total justru tumbuh 13,7 persen di periode yang sama.
Melihat lebih jauh ke belakang sepanjang tahun berjalan 2026, tren penjualan retail Honda tampak fluktuatif namun cenderung melandai.
Pada Januari 2026, Honda memulai tahun dengan melepas 4.233 unit ke konsumen. Angka ini sempat mengalami kenaikan tipis pada Februari 2026 menjadi 4.688 unit, yang merupakan pencapaian tertinggi Honda sejauh ini di tahun 2026.
Baca Juga: Mobil Terlaris Indonesia 2026: Kejutan Besar Merek China, Nasib Honda yang Tertekan di Bulan April
Namun, memasuki Maret, angka tersebut mulai melorot ke 4.080 unit dan berlanjut turun ke 3.515 unit pada April.
Secara total, selama empat bulan pertama tahun 2026, Honda telah mengumpulkan penjualan retail kumulatif sebanyak 16.516 unit.
Penjualan turun drastis dibanding tahun lalu
Tantangan Honda terasa semakin berat jika kita menyandingkan data tahun 2026 dengan periode yang sama pada tahun 2025.
Terjadi penurunan volume yang sangat tajam di hampir setiap bulannya. Pada Januari 2025, Honda masih perkasa dengan penjualan retail mencapai 8.757 unit, namun di Januari 2026 angka itu anjlok lebih dari separuhnya menjadi hanya 4.233 unit.
Kondisi serupa terjadi pada Februari 2025 dengan 7.754 unit dibandingkan Februari 2026 yang hanya 4.688 unit.
Berita Terkait
-
Mobil Terlaris Indonesia 2026: Kejutan Besar Merek China, Nasib Honda yang Tertekan di Bulan April
-
Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih
-
Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram
-
Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan
-
Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden