Otomotif / Mobil
Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB
Honda WR-V. (Suara.com/Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Penjualan retail Honda di Indonesia menurun 13,8 persen pada April 2026 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 3.515 unit.
  • Dominasi pasar Honda tertekan akibat kehadiran merek kendaraan asal China seperti BYD dan Jaecoo yang sangat agresif.
  • Volume penjualan Honda periode Januari hingga April 2026 turun 43,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.

Memasuki Maret, selisihnya pun tetap lebar, di mana Maret 2025 mencatat 8.165 unit sementara Maret 2026 hanya 4.080 unit.

Terakhir, pada April 2025, Honda membukukan 4.539 unit, sedangkan April 2026 menurun menjadi 3.515 unit.

Jika ditotal secara keseluruhan, penjualan retail Honda pada Januari-April 2025 mencapai 29.215 unit, sedangkan di periode yang sama tahun 2026 hanya mengumpulkan 16.516 unit.

Ini berarti Honda mengalami penurunan penjualan retail sekitar 43,4 persen secara tahun ke tahun (year-on-year) untuk periode empat bulan pertama, sebuah sinyal kuat bahwa persaingan di pasar domestik kini sedang tidak baik-baik saja bagi mereka.

Load More