- Simpan motor dengan kapasitas baterai 30-80%, jangan biarkan penuh atau kosong total.
- Segera isi ulang daya baterai saat kapasitas tersisa 30%, jangan tunggu hingga 20%.
- Hindari cuci steam bertekanan tinggi, meski motor aman menerjang genangan air 30 cm.
Suara.com - Beralih ke kendaraan elektrifikasi seperti motor listrik tentu membutuhkan penyesuaian, terutama terkait perawatan komponen vitalnya: baterai. Ketidaktahuan dalam memperlakukan komponen penyuplai daya ini bisa berakibat pada penurunan performa hingga kerusakan sistem.
Untuk menjaga keawetan dan performa tetap maksimal, Danang Priyo Kumoro selaku Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta membagikan deretan fakta krusial dalam merawat motor listrik, khususnya pada unit Honda EM1 e:.
Berikut adalah 5 fakta penting yang wajib diperhatikan oleh pemilik motor listrik:
1. Jangan Tinggalkan Motor dalam Kondisi Baterai 100%
Banyak yang mengira mengisi daya hingga penuh sebelum meninggalkan motor dalam waktu lama adalah langkah yang aman. Faktanya, hal ini justru tidak disarankan untuk keawetan baterai lithium.
"Usahakan jika motor akan ditinggal atau tidak dipakai dalam waktu lama, kondisi baterai jangan diisi penuh," buka Danang. "Meski begitu dayanya tak boleh kurang dari 30 persen, idealnya kapasitas ada di antara 30 persen sampai 80 persen," imbuhnya.
2. Batas Kritis Pengisian Daya Ada di Angka 20%
Menunggu indikator baterai hingga benar-benar habis atau di angka 0% adalah kebiasaan buruk yang bisa memperpendek umur baterai. Pengguna harus mulai bersiap melakukan pengisian daya saat indikator menunjukkan angka tertentu.
"Kalau kapasitasnya sudah tinggal 30 persen itu sebaiknya di-charge, turun-turun ya di 20 persen harus sudah di-charge lagi, itu untuk menjaga kesehatan baterainya," bebernya.
Baca Juga: Yadea GS70 Dilengkapi Fitur Cruise Control Setara dengan Mobil
3. Pantang Mencabut Baterai Saat Motor Ditinggal Lama
Pada motor konvensional, mencabut aki saat kendaraan tidak dipakai berbulan-bulan kerap dilakukan untuk menghindari drop. Namun, menerapkan logika ini pada motor listrik justru bisa memicu masalah pada sistem kelistrikan kendaraan.
"Itu bisa membuat sistem di motornya terganggu, istilahnya seperti akan reset kembali, jadi baterai itu harus terus standby di kapasitas ideal," ungkapnya.
4. Suhu Panas Ekstrem Bisa Memicu Intervensi ECU
Motor listrik sangat sensitif terhadap suhu yang terlalu tinggi. Memarkir kendaraan di bawah terik matahari ekstrem atau berkendara dalam kondisi panas yang berlebihan dapat memicu sistem keamanan motor untuk mengambil alih dan menahan laju kendaraan.
"Kalau terdeteksi suhu yang terlalu panas, nanti battery manajemen unit akan mengirim sinyal ke ECU yang akan diterjemahkan sebagai adanya masalah pada baterai lithium-nya. Akhirnya ECU akan membatasi daya yang bisa dikeluarkan oleh baterai untuk menggerakan motornya," jelas Danang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka