- Harga beli motor bekas murah belum tentu hemat biaya operasional harian dan perawatannya.
- Lima motor lawas seperti RX-King dan Ninja 2-Tak terkenal sangat boros konsumsi bensin.
- Deretan motor boros ini sebaiknya hanya dijadikan barang hobi, bukan untuk kendaraan harian.
Banyak cerita klasik di mana pengendara motor harian yang terbiasa dengan motor super irit mencoba beralih meminang Ninja 2-Tak karena terikat gengsi.
Alhasil, mereka justru merasa "dekat dengan Pertamina" karena frekuensi kunjungan ke SPBU meningkat drastis. Mesin 2-tak dengan teknologi katup Super KIPS memang memberikan sensasi berkendara yang melesat cepat.
"Tarikannya memang ringan dan nampol, ibaratnya 'was-wus' di jalan. Tapi keuangan juga ikut 'was-wus', dompet berasa ringan karena harus sebentar-sebentar mampir pom bensin." papar Herdi.
Kecuali jika Anda memiliki anggaran tanpa batas, memaksakan diri menggunakan motor ini untuk mobilitas harian hanya akan mendatangkan pusing kepala. Sebaiknya pertimbangkan ulang keputusan tersebut dan jadikan motor ini sekadar pajangan atau motor hobi akhir pekan.
- Estimasi Harga Bekas: Meski boros, pamornya sebagai motor hobi membuat harganya bertahan. Harga bekas Kawasaki Ninja 150R maupun 150RR di pasaran berkisar antara Rp 23.000.000 hingga menembus angka Rp 50.000.000 untuk kondisi yang terawat.
3. Kawasaki Ninja 250 4-Tak Generasi Karburator
Pada medio akhir 2000-an hingga awal 2010-an, memiliki motor sport fairing dua silinder berkapasitas 250cc adalah simbol kemewahan dan status sosial yang tinggi.
Ketika itu, suara padat berkarakter dari mesin multi-silinder ini otomatis membuat pengendaranya terlihat kaya raya.
Namun seiring berjalannya waktu, pamor motor sport fairing di pasar sekunder mengalami penurunan, menyebabkan harga bekas Ninja 250 versi karburator ini anjlok parah hingga ke kisaran Rp15 jutaan saja.
Penurunan harga yang drastis ini tentu sangat menggoda, bahkan kini siapa pun bisa membelinya dengan mudah.
Baca Juga: 5 Motor Paling 'Badak' yang Tahan Disiksa Tiap Hari, Cocok buat Ojol
Namun, ada alasan teknis mengapa nilai ekonomis motor ini merosot tajam di mata pengguna harian. Sistem pengabutan bahan bakarnya masih mengandalkan dua unit karburator konvensional untuk menyuplai masing-masing silinder yang berkapasitas 125cc.
"Mesinnya 2 silinder dan masing-masing disuplai karburator. Bayangkan saja, mengendarai motor ini rasanya seperti menghidupi dua motor karburator sekaligus dalam satu waktu." tegas pemilik Channel YouTube HND Garage.
Secara estetika dan raungan suara, Anda memang mendapatkan kegagahan motor sport sejati, namun bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam demi biaya operasional bulanannya.
- Estimasi Harga Bekas: Harganya sudah anjlok cukup parah dibandingkan saat peluncurannya. Saat ini Anda bisa meminangnya di pasar motor bekas dengan rentang harga mulai dari belasan juta (sekitar Rp 14,8 juta) hingga Rp 30 jutaan
4. Yamaha RX-King
Meskipun sering kali mendapatkan stigma negatif pada masa lalu sebagai "motor jambret" atau kendaraan urakan karena suaranya yang bising, Yamaha RX-King menolak punah.
Motor legendaris besutan pabrikan garpu tala ini justru bertransformasi menjadi unit investasi hobi yang bernilai sangat tinggi.
Unit RX-King yang dirawat dengan baik dan memiliki komponen orisinal kini dikategorikan sebagai kendaraan eksklusif yang nilai jualnya bisa menyamai harga sebuah mobil.
Di balik status ikoniknya, karakter mesin 2-tak 135cc milik RX-King terkenal sangat boros konsumsi bensin serta oli samping.
Keborosan ini kian menjadi-jadi karena para pencinta RX-King jarang sekali mempertahankan kondisi motor dalam keadaan standar pabrik. Modifikasi performa, penggantian knalpot racing, hingga restorasi total sering kali menelan biaya yang luar biasa besar.
"Namanya hobi tanpa batas, harga motornya mungkin Rp15 juta, tapi biaya modifikasinya bisa sampai ratusan juta. Siap-siap saja musuhan tujuh turunan urusan dapur."
Bagi masyarakat dengan anggaran rumah tangga ketat, pengeluaran hobi yang masif ini berpotensi memicu pusing berkepanjangan. Namun bagi pencinta sejatinya, RX-King bukan lagi soal kendaraan fungsional, melainkan gengsi dan hobi tanpa batas.
- Estimasi Harga Bekas: Harganya saat ini sangat fluktuatif dan bervariasi bergantung pada "selera sultan". Terpantau di pasaran online, RX-King dibanderol mulai dari kisaran belasan juta (Rp 13,8 juta) hingga menembus angka Rp 88 juta untuk unit istimewa.
5. Honda CB400 Super Four
Bagi pemburu motor besar (moge) klasik, Honda CB400 Super Four berkapasitas 400cc adalah sebuah karya seni berjalan. Desain bodinya yang kekar, padat, dan mengekspos bongkahan mesin empat silinder segaris memberikan daya tarik visual yang luar biasa di pasar jual-beli daring. Ketika mesin dinyalakan, raungan suara knalpotnya sangat merdu dan bulat, sedemikian rupa hingga orang di sekitar sering kali keliru mengira ada suara mobil sport atau mobil pick-up yang sedang melintas.
Namun di balik pesona suara merdu tersebut, terdapat sistem mekanikal yang luar biasa boros. Guna menyuplai bensin ke empat silindernya, Honda CB400 mengandalkan konfigurasi empat buah karburator vakum yang berbaris rapat secara paralel.
"Satu karburator vakum di skutik biasa saja sudah boros, apalagi ini ada empat berbaris untuk mesin 400cc. Ibaratnya sama dengan bawa empat motor berjejer. Isi bensin Rp50 ribu cuma numpang lewat satu hari!"
Sebagai perbandingan logis dalam dunia otomotif, satu buah karburator vakum yang terpasang pada skutik perkotaan saja sudah kerap dikeluhkan boros oleh pemiliknya. Bayangkan jika ada empat buah karburator vakum sekaligus yang bekerja bersamaan. Anggaran pengisian bensin akan menguap sangat cepat hanya untuk jarak tempuh yang pendek.
- Estimasi Harga Bekas: Mengingat statusnya sebagai moge klasik, ketersediaannya cukup langka. Harganya kerap masuk kategori "gelap", namun beberapa unit yang berseliweran di marketplace terpantau dijual di kisaran Rp 59 jutaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
-
Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW
-
Desain Mirip Vario 160 Tapi Lebih Canggih, Skuter Matic Ini Cukup Menggoda dan Layak Dibeli
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah
-
Suzuki Rilis 'Baby Jimny' dengan Tampilan Lebih Gahar dan Fitur Semakin Lengkap