- PT Suzuki Indomobil Sales mencatatkan penjualan ritel sebanyak 5.965 unit di Indonesia selama periode April 2026.
- Angka penjualan ritel Suzuki mengalami peningkatan pesat sebesar 33 persen dibandingkan bulan sebelumnya pada tahun 2026.
- Pertumbuhan penjualan didorong oleh tingginya minat konsumen terhadap kendaraan niaga Suzuki Carry serta model kendaraan hybrid.
Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan rapor positif dalam penjualan ritel selama April 2026. Berdasarkan data terbaru, pengiriman unit dari dealer ke konsumen meningkat pesat hingga 33 persen jika dibandingkan dengan perolehan Maret 2026.
Jika melihat performa tahunan, angka tersebut melesat 46 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan ritel Suzuki pada April 2026 sukses menembus angka 5.965 unit.
Tren positif ini tidak hanya terjadi dalam hitungan bulan. Secara kumulatif sejak Januari hingga April 2026, Suzuki berhasil melepas 24.991 unit kendaraan ke pasar. Pencapaian ini menandai kenaikan sebesar 33,8 persen secara tahunan.
Donny Saputra selaku Deputy 4W Sales & Marketing Director PT SIS mengungkapkan bahwa lonjakan ini adalah bukti nyata kepercayaan konsumen yang semakin tinggi. Dia menyebutkan ada beberapa faktor utama yang menjadi motor penggerak utama dalam kenaikan angka tersebut.
"Pertumbuhan ini, didorong oleh kontribusi kuat dari lini kendaraan niaga, serta meningaktnya minat masyarakat terhadap model hybrid di segmen kendaraan penumpang Suzuki," ujar Donny, Senin (1/6/2026).
Suzuki Carry tetap menjadi primadona dengan kontribusi mencapai 51 persen dari total penjualan. Sementara itu, mobil hybrid seperti Suzuki Fronx dan Suzuki XL7 menunjukkan taji dengan masing-masing menyumbang 17 persen. Sisa penjualan lainnya berasal dari gabungan berbagai model sebesar 15 persen.
Dominasi produk rakitan lokal juga masih sangat kuat bagi penjualan mobil Suzuki. Sebanyak 91 persen dari total unit yang terjual merupakan hasil produksi dalam negeri. Hal tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap mobil buatan lokal masih sangat tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?