-
Rem ala Skutik: Pedal rem kaki dihilangkan, kontrol rem belakang kini dipindah penuh ke setang kiri.
-
ABS Lebih Responsif: Modul ABS dipindah ke belakang komstir untuk memangkas jalur selang dan mempercepat respons pengereman.
-
Pengisian Daya Cepat: Mendukung AC fast charging hingga 22 kW dengan soket Type 2 standar Eropa.
Fitur Fast Charging Standar Eropa
Kekhawatiran soal waktu tunggu pengisian daya baterai yang lama sepertinya juga mulai terjawab. Dokumen paten membocorkan bahwa Yamaha menyematkan soket pengisian daya tipe Mennekes atau Type 2.
Penggunaan port standar pasar Eropa ini menjadi sinyal kuat bahwa motor sport listrik Yamaha akan mendukung fitur pengisian daya cepat (AC fast charging).
Teknologi ini diklaim mampu menerima aliran listrik satu fase 7,4 kW hingga tiga fase berdaya 22 kW.
Artinya, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai hingga penuh akan jauh lebih singkat dibandingkan motor listrik standar yang masih mengandalkan colokan listrik rumahan.
Dengan perpaduan desain ala YZF-R7, sensasi berkendara revolusioner tanpa pedal rem, dan teknologi fast charging, motor sport listrik Yamaha ini sepertinya patut ditunggu kehadirannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan