Otomotif / Motor
Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:16 WIB
Yamaha R7. (Yamaha EU)
Baca 10 detik
  • Yamaha resmi menjadi pemasok tunggal mesin motor prototipe berbasis CP2 untuk Kejuaraan Dunia Moto3 mulai musim 2028.
  • Perubahan spesifikasi mesin menjadi dua silinder 689cc dilakukan guna mempermudah adaptasi pembalap muda menuju kelas MotoGP yang lebih tinggi.
  • Proyek jangka panjang hingga 2033 ini bertujuan menekan biaya operasional tim melalui penggunaan platform mesin produksi massal yang tangguh.

Suara.com - Kabar besar datang dari dunia balap motor internasional setelah Yamaha resmi ditunjuk sebagai pemasok tunggal untuk Kejuaraan Dunia Moto3 mulai musim 2028.

Langkah ini menandai era baru bagi kelas ringan tersebut, yang nantinya akan menggunakan motor prototipe berbasis mesin CP2 yang saat ini menjadi jantung dari Yamaha R7.

Keputusan ini diambil oleh Yamaha dan MotoGP untuk memperkuat jalur pengembangan bagi pembalap muda agar lebih siap saat naik ke kelas yang lebih tinggi.

Transisi ini sangat menarik karena Moto3 yang selama ini identik dengan mesin satu silinder 250cc akan beralih ke mesin dua silinder 689cc.

Yamaha dan MotoGP berambisi menciptakan motor dengan rasio tenaga terhadap berat yang lebih unggul dibandingkan mesin Moto3 saat ini.

Selain itu, ukuran fisiknya akan dibuat lebih besar agar mirip dengan motor Moto2 atau MotoGP, sehingga pembalap muda bisa lebih mudah beradaptasi dengan dimensi motor kelas kakap.

Jika kita melihat "donor" utamanya, yaitu Yamaha R7, motor ini memang punya spek yang nggak main-main untuk kelas menengah.

Performa Yamaha R7 seperti apa?

Yamaha R7. (rideapart.com)

Yamaha R7 dibekali mesin 689cc CP2 berpendingin cairan, DOHC, dengan 4 katup per silinder. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal sebesar 73,4 PS pada 8.750 rpm dan torsi puncak 68,0 Nm pada 6.500 rpm.

Baca Juga: Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan

Salah satu ciri khasnya adalah kruk as 270 derajat yang memberikan sensasi tarikan yang responsif dan suara mesin "growl" yang sangat berkarakter.

Untuk urusan teknologi, Yamaha R7 sudah mengadopsi kecanggihan dari kakaknya, Yamaha R1. Motor ini dilengkapi dengan 6-axis IMU (Inertial Measurement Unit) yang mengatur berbagai fitur canggih seperti Lean Sensitive Traction Control, Slide Control, dan Brake Control.

Pengendara juga bisa mengatur karakter motor melalui Yamaha Ride Control (YRC) dengan tiga mode bawaan yaitu Sport, Street, dan Rain, serta opsi kustomisasi melalui aplikasi MyRide.

Sisi pengendalian atau handling juga menjadi fokus utama pada R7. Motor ini menggunakan rangka model Diamond yang telah direvisi titik penguatannya untuk meningkatkan kekakuan tanpa menambah bobot.

Bagian kaki-kakinya didukung oleh suspensi depan inverted 41mm yang bisa disetel sepenuhnya serta velg SpinForged yang sangat ringan untuk kelincahan ekstra saat melahap tikungan.

Semua informasi kendaraan ditampilkan secara modern melalui layar TFT 5 inci berwarna yang bisa terhubung ke smartphone.

Load More