- Yamaha resmi menjadi pemasok tunggal mesin motor prototipe berbasis CP2 untuk Kejuaraan Dunia Moto3 mulai musim 2028.
- Perubahan spesifikasi mesin menjadi dua silinder 689cc dilakukan guna mempermudah adaptasi pembalap muda menuju kelas MotoGP yang lebih tinggi.
- Proyek jangka panjang hingga 2033 ini bertujuan menekan biaya operasional tim melalui penggunaan platform mesin produksi massal yang tangguh.
Suara.com - Kabar besar datang dari dunia balap motor internasional setelah Yamaha resmi ditunjuk sebagai pemasok tunggal untuk Kejuaraan Dunia Moto3 mulai musim 2028.
Langkah ini menandai era baru bagi kelas ringan tersebut, yang nantinya akan menggunakan motor prototipe berbasis mesin CP2 yang saat ini menjadi jantung dari Yamaha R7.
Keputusan ini diambil oleh Yamaha dan MotoGP untuk memperkuat jalur pengembangan bagi pembalap muda agar lebih siap saat naik ke kelas yang lebih tinggi.
Transisi ini sangat menarik karena Moto3 yang selama ini identik dengan mesin satu silinder 250cc akan beralih ke mesin dua silinder 689cc.
Yamaha dan MotoGP berambisi menciptakan motor dengan rasio tenaga terhadap berat yang lebih unggul dibandingkan mesin Moto3 saat ini.
Selain itu, ukuran fisiknya akan dibuat lebih besar agar mirip dengan motor Moto2 atau MotoGP, sehingga pembalap muda bisa lebih mudah beradaptasi dengan dimensi motor kelas kakap.
Jika kita melihat "donor" utamanya, yaitu Yamaha R7, motor ini memang punya spek yang nggak main-main untuk kelas menengah.
Performa Yamaha R7 seperti apa?
Yamaha R7 dibekali mesin 689cc CP2 berpendingin cairan, DOHC, dengan 4 katup per silinder. Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal sebesar 73,4 PS pada 8.750 rpm dan torsi puncak 68,0 Nm pada 6.500 rpm.
Baca Juga: Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
Salah satu ciri khasnya adalah kruk as 270 derajat yang memberikan sensasi tarikan yang responsif dan suara mesin "growl" yang sangat berkarakter.
Untuk urusan teknologi, Yamaha R7 sudah mengadopsi kecanggihan dari kakaknya, Yamaha R1. Motor ini dilengkapi dengan 6-axis IMU (Inertial Measurement Unit) yang mengatur berbagai fitur canggih seperti Lean Sensitive Traction Control, Slide Control, dan Brake Control.
Pengendara juga bisa mengatur karakter motor melalui Yamaha Ride Control (YRC) dengan tiga mode bawaan yaitu Sport, Street, dan Rain, serta opsi kustomisasi melalui aplikasi MyRide.
Sisi pengendalian atau handling juga menjadi fokus utama pada R7. Motor ini menggunakan rangka model Diamond yang telah direvisi titik penguatannya untuk meningkatkan kekakuan tanpa menambah bobot.
Bagian kaki-kakinya didukung oleh suspensi depan inverted 41mm yang bisa disetel sepenuhnya serta velg SpinForged yang sangat ringan untuk kelincahan ekstra saat melahap tikungan.
Semua informasi kendaraan ditampilkan secara modern melalui layar TFT 5 inci berwarna yang bisa terhubung ke smartphone.
Berita Terkait
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar