Otomotif / Mobil
Kamis, 02 Juli 2026 | 15:27 WIB
Toyota GR Yaris. (Carscoops)
Baca 10 detik
  • Penjualan wholesales GAIKINDO Januari–Mei 2026 menunjukkan Kijang Innova, Avanza, dan Rush mendominasi pasar mobil keluarga di Indonesia.
  • Model premium seperti Alphard dan Yaris Cross menunjukkan tren positif pada varian hybrid yang diminati oleh konsumen otomotif.
  • Distribusi penjualan mobil sport dan sedan mengalami penurunan tajam dengan catatan angka unit sangat rendah hingga satuan saja.

Suara.com - Data wholesales GAIKINDO Januari–Mei 2026 memperlihatkan gambaran menarik soal mobil-mobil Toyota.

Di satu sisi, lini populer seperti Kijang Innova Zenix, Avanza, dan Rush masih jadi tulang punggung penjualan. Namun di sisi lain, ada sejumlah model yang ternyata sepi peminat, bahkan hanya mencatat angka satuan.

Toyota Innova dan Zenix jelas mendominasi dengan ribuan unit, terutama varian diesel dan hybrid yang konsisten jadi pilihan keluarga. Avanza juga tetap perkasa di segmen low MPV dengan total 15.837 unit, sementara Rush dan Calya sama-sama mencatat lebih dari 13 ribu unit.

Model seperti Veloz dan Hilux juga masih kuat, masing-masing di kisaran 8 ribuan unit.

Namun, ketika masuk ke segmen menengah dan premium, tren penjualan mulai menurun. Fortuner misalnya, masih cukup solid dengan 6.224 unit, tapi distribusinya sangat timpang: varian VRZ 2.8 GR Parts TSS mendominasi, sementara varian lain hanya mencatat puluhan unit.

Agya juga menunjukkan hal serupa, dengan varian standar laku ribuan unit, tapi versi GR-S hanya terjual 3 unit.

Di segmen SUV kompak, Raize mencatat 3.911 unit, dengan varian 1.2T G CVT jadi yang paling laris. Sementara model komersial baru seperti Hilux Rangga dan Hi-Ace mencatat angka 2 ribuan unit, cukup stabil untuk pasar fleet.

Toyota merilis New GR Corolla sekaligus perkenalkan livery baru untuk tim Toyota Gazoo Racing Indonesia. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Yang menarik, Yaris Cross dan Alphard-Vellfire menunjukkan tren kuat ke arah hybrid. Hampir seluruh penjualan Yaris Cross berasal dari varian HEV, sementara Alphard XE HEV CVT jadi primadona dengan 486 unit.

Namun, jika melihat ke bawah daftar, ada deretan model yang benar-benar sepi peminat. Voxy hanya mencatat 255 unit, Camry 167 unit, Land Cruiser 300 144 unit, dan Yaris Hatchback 77 unit. Bahkan Vios dan Corolla Altis hanya mencatat puluhan unit.

Baca Juga: Rahasia Keunggulan Teknologi Global GAC AION di Pasar Mobil Listrik Indonesia

Paling ekstrem, model sport dan niche seperti GR 86 hanya terjual 14 unit, GR Yaris 7 unit, GR Corolla 4 unit, dan GR Supra 3 unit.

Sementara itu, Urban Cruiser EV dan satu varian khusus Yaris Cross Premium Color masing-masing hanya mencatat 1 unit sepanjang lima bulan pertama 2026.

Data ini menunjukkan kontras yang tajam: Toyota masih sangat kuat di segmen MPV dan LCGC, tapi model sport, sedan, dan EV niche belum mampu menarik pasar Indonesia.

Konsumen jelas lebih memilih mobil keluarga dengan harga terjangkau dan varian hybrid yang praktis, sementara mobil sport dan EV eksklusif masih dianggap “beda kelas” dan hanya diminati segelintir orang.

Load More