- Penjualan wholesales Honda di Indonesia periode Januari hingga Mei 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025.
- Honda Brio masih menjadi kontributor utama penjualan meski volume pasarnya merosot drastis dibanding periode yang sama sebelumnya.
- Honda mulai mengalihkan fokus ke kendaraan hybrid dan listrik di tengah pelemahan performa pada segmen mobil bensin.
Suara.com - Data wholesales GAIKINDO Januari–Mei 2026 menunjukkan penurunan signifikan pada penjualan Honda dibanding periode yang sama tahun 2025.
Hampir semua lini produk utama mengalami penurunan, dengan Honda Brio tetap menjadi tulang punggung penjualan meski volumenya ikut merosot.
Honda Prospect Motor sebagai pemegang merek di Indonesia masih sangat bergantung pada Honda Brio Satya dan Brio RS.
Kedua varian ini menyumbang mayoritas penjualan, sementara model lain seperti HR-V, WR-V, dan BR-V menunjukkan tren melemah.
Penurunan terjadi sepanjang Januari–Mei 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, angka wholesales Honda turun cukup tajam. Misalnya, Brio Satya yang sebelumnya mencatat 16.032 unit, kini hanya 10.844 unit.
Dampak paling terasa ada di segmen LCGC dan LSUV. Brio Satya sebagai mobil LCGC masih mendominasi, tetapi penurunan varian E CVT membuat total volume turun. Sementara di segmen LSUV, Honda BR-V anjlok dari 3.286 unit (2025) menjadi hanya 497 unit (2026).
Penurunan ini menunjukkan Honda terlalu nyaman bergantung pada Brio. Ketika varian Brio melemah, seluruh portofolio ikut terdampak.
- Brio Satya: Varian S MT naik (1.904 unit), tapi E MT dan E CVT turun drastis.
- Brio RS: Turun dari 1.920 unit (2025) menjadi hanya 898 unit (2026).
- HR-V: Fokus bergeser ke Hybrid e:HEV, dengan RS e:HEV menyumbang 2.232 unit dari total 2.968 unit.
- WR-V: Relatif stabil, turun tipis dari 2.823 unit ke 2.702 unit.
- BR-V: Penurunan paling tajam, hanya 497 unit.
Honda tampaknya mulai menggeser fokus ke kendaraan ramah lingkungan.
- Hybrid: HR-V RS e:HEV jadi tulang punggung SUV menengah.
- Mobil listrik: Honda E:N1 naik tipis dari 36 unit ke 43 unit.
- Model baru: Prelude Hybrid muncul dengan 20 unit di Mei 2026.
Namun, tanpa diversifikasi kuat di segmen populer, Honda berisiko kehilangan momentum. Ketergantungan pada Brio membuat performa merek ini rapuh ketika varian utama melemah.
Baca Juga: Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
Bagi konsumen, tren ini berarti pilihan Honda semakin terbatas di segmen bensin murni. Honda lebih mendorong hybrid dan EV, tapi harga dan ketersediaan bisa jadi tantangan.
Sementara itu, Brio tetap menjadi pilihan utama masyarakat, meski penjualannya menurun.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Insentif Mobil Listrik Belum Jelas Changan Indonesia Pilih Pasang Harga Normal
-
Laba Volkswagen Terjun: 100 Ribu Buruh Terancam PHK dan Ducati dan Lamborghini akan Dilepas?
-
Menikmati Kenyamanan dan Ruang Lega Vinfast FV MPV 7 di Jalanan Jakarta
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior