Otomotif / Mobil
Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB
Gaikindo menyatakan desain, teknologi, serta harga yang kompetitif menjadi faktor utama lonjakan minat konsumen terhadap mobil China. [Dok BYD Motor Indonesia]
Baca 10 detik
  • Penjualan mobil merek Tiongkok di Indonesia meningkat 73,6 persen menjadi 78.622 unit selama Semester I tahun 2026.
  • Dominasi 17 merek asal China kini menguasai 18 persen pangsa pasar nasional dengan BYD sebagai pemimpin penjualan.
  • Gaikindo menyatakan desain, teknologi, serta harga yang kompetitif menjadi faktor utama lonjakan minat konsumen terhadap mobil China.

Selain merek-merek yang mencatat kenaikan, Honda konsisten menorehkan catatan negatif di pasar mobil Indonesia. Merek asal Jepang itu sudah kehilangan lebih dari separuh pangsa pasarnya di Indonesia pada paruh pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Honda hanya menjual 20.673 unit mobil di Semester I tahun ini, turun 36,7 persen dibandingkan Semester I 2025 lalu. Pangsa pasar Honda kini tinggal 4,7 persen, anjlok dari 8,7 persen pada paruh pertama tahun lalu.

Berikut adalah merek mobil terlaris di Indonesia pada Semester I 2026:

  1. Toyota: 133.928 (30,7 persen)
  2. Daihatsu: 73.545 (16,8 persen)
  3. Suzuki: 36.319 (8,3 persen)
  4. Mitsubishi: 32.588 (7,5 persen)
  5. BYD: 23.257 (5,3 persen)
  6. Honda: 20.673 (4,7 persen)
  7. Fuso: 17.535 (4 persen)
  8. Jaecoo: 17.334 (4 persen)
  9. Isuzu: 13.890 (3,2 persen)
  10. Hino: 10.660 (2,4 persen)

Adapun Gaikindo menargetkan penjualan mobil tahun 2026 di angka 850.000 unit. Dengan capaian di tengah tahun mencapai 436.564 unit, target ini tampaknya masih dalam jangkauan.

Load More