Otomotif / Mobil
Minggu, 02 Agustus 2026 | 09:34 WIB
Ilustrasi Lampu Hazard. (yourmechanic.com)
Baca 10 detik
  • Mitsubishi Motors menyatakan lampu hazard hanya untuk kondisi darurat seperti kerusakan teknis atau pengereman mendadak.
  • Pengemudi sering menyalahgunakan lampu hazard saat hujan deras, di terowongan, jalan tol, serta persimpangan jalan.
  • Penyalahgunaan lampu hazard dapat membingungkan pengendara lain dan meningkatkan risiko kecelakaan beruntun di jalan raya.

Mengemudi lurus di jalan tol harus dilakukan dengan kecepatan stabil sesuai aturan, bukan dengan menyalakan hazard yang memberi kesan seolah-olah mobil sedang mengalami malafungsi.

Hal serupa sering terjadi di persimpangan jalan; beberapa pengemudi menyalakan hazard sebagai isyarat ingin mengambil jalan lurus.

Ini adalah kekeliruan besar karena tidak ada aturan universal yang membenarkan hazard sebagai tanda jalan lurus, dan hal ini hanya akan membuat pengemudi dari arah lain ragu untuk melintas.

Penggunaan Lampu Hazard yang Benar

Ilustrasi dorong mobil mogok (Seva.id)

Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk memencet tombol hazard? Jawabannya adalah hanya saat kondisi darurat yang sesungguhnya.

Anda wajib menyalakan hazard saat kendaraan mengalami kerusakan teknis seperti ban bocor, mesin mati mendadak (overheat), atau saat terlibat dalam kecelakaan di jalan.

Selain itu, hazard boleh digunakan sesaat ketika Anda harus melakukan pengereman mendadak karena ada rintangan tiba-tiba di depan, seperti hewan yang melintas atau kendaraan lain yang jatuh, guna memberi peringatan cepat kepada pengemudi di belakang agar segera melambat.

Pihak Mitsubishi Motors menekankan bahwa lampu hazard pada dasarnya digunakan untuk kondisi berhenti atau mengerem mendadak karena alasan keselamatan, bukan saat mobil sedang melaju dalam kondisi normal.

Menggunakan fitur ini secara bijak menunjukkan bahwa Anda adalah pengemudi cerdas yang sangat menghargai nyawa dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pastikan Anda selalu mengacu pada fungsi teknis yang benar agar perjalanan harian tetap aman dan nyaman tanpa membahayakan orang lain.

Baca Juga: GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai

Load More