- Hyundai memperkenalkan generasi kedua Hyundai Bayon di Paris Motor Show dengan desain futuristik dan varian N Line sporty.
- SUV mungil ini memiliki dimensi bodi lebih besar serta interior canggih yang dilengkapi layar ganda dan teknologi modern.
- Kendaraan tersebut menawarkan pilihan mesin turbo hingga mesin full hybrid 1.6L bertenaga 136 hp untuk bersaing di pasar global.
Suara.com - Pabrikan otomotif asal Korea Sleatan, Hyundai, resmi memperkenalkan Hyundai Bayon generasi kedua di Paris Motor Show.
Mengusung bahasa desain futuristik Art of Steel serta pilihan mesin full hybrid 1.6L bertenaga 136 hp, SUV mungil (baby SUV) ini tampil makin tangguh dan berotot.
Dengan kabin yang semakin lega, interior serba digital, serta opsi varian N Line yang sporty, Hyundai Bayon siap menjadi calon pesaing berat bagi kendaraan di segmen SUV ringkas seperti Toyota Raize.
Tampilan Luar Art of Steel yang Berotot dan Varian N Line Sporty
Generasi kedua Hyundai Bayon meluncur dengan perubahan desain yang sangat signifikan dibanding pendahulunya.
Mengadopsi bahasa desain Art of Steel yang juga diterapkan pada Hyundai Tucson terbaru, mobil ini tampil dengan garis bodi yang serba tajam, profil lebih mengotak (boxier), serta perawakan yang lebih atletis dan futuristik.
Fascia depan mobil ini dihiasi lampu Daytime Running Light (DRL) LED berdesain huruf H yang terpasang di area atas, rumah lampu utama berbentuk trapesium, serta kap mesin menonjol dengan aksen kisi-kisi mesh.
Pada bagian samping, Hyundai Bayon dibekali fender berdesain kotak, pelindung samping pintu (side moulding), gagang pintu sewarna bodi, serta spion dan pilar berwarna hitam.
Bagi konsumen yang menginginkan nuansa lebih agresif, Hyundai menghadirkan varian Bayon N Line untuk pertama kalinya.
Tipe N Line ini mendapatkan sentuhan gril bermotif mesh khusus, klining hitam beraksen high-gloss, winglet bumper bawah bergaya sporty, diffuser belakang, knalpot ganda, serta pelek aluminium N Line berukuran 18 inci.
Dimensi Bodi Makin Membesar dan Kabin Canggih Dual Screen
Dari segi ukuran fisik, generasi terbaru Hyundai Bayon kini tumbuh lebih besar dan lapang. Mobil ini memiliki panjang 4.245 mm, lebar 1.810 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.600 mm.
Catatan tersebut menunjukkan pertambahan panjang 65 mm, lebar 35 mm, serta wheelbase yang bertambah sekitar 20 mm dibanding model sebelumnya.
Ukuran bodi yang lebih besar ini berdampak positif pada kenyamanan ruang kabin yang semakin lapang.
Interior Bayon menyajikan pengalaman berkendara modern melalui hadirnya layar ganda 12,3 inci dalam tata letak panorama melengkung (curved panoramic layout).
Dashboard tengah memadukan ventilasi AC vertikal bergaya retro dengan tombol fisik yang fungsional untuk memudahkan pengoperasian.
Kabin mobil ini dibekali berbagai teknologi terkini, mulai dari konektivitas nirkabel Android Auto dan Apple CarPlay, pengisi daya ponsel nirkabel, hingga fitur kunci digital Digital Key 2 yang memungkinkan smartphone atau smartwatch difungsikan sebagai kunci kendaraan.
Pengemudi dan penumpang juga dimanjakan oleh sepasang kursi dengan fitur pendingin (ventilation) dan pemanas (heating), panoramic sunroof, kamera parkir surround view, serta sistem audio premium Bose 8 speaker.
Kapasitas bagasinya mencapai 440 liter untuk varian mesin bensin biasa (ICE) dan 397 liter untuk varian hibrida.
Performa Dapur Pacu: Pilihan Turbo hingga Mesin Full Hybrid 1.6L
Sektor dapur pacu menjadi salah satu pembaruan terbesar pada Hyundai Bayon generasi baru. Untuk varian standar mesin bensin penggerak roda depan (FWD), Hyundai menyediakan mesin 1.0-liter T-GDI 4-silinder turbo dengan tenaga 90 PS (89 hp) atau 115 PS (114 hp).
Pilihan transmisinya meliputi manual 6-percepatan atau otomatis kopling ganda (dual-clutch) 7-percepatan.
Kejutan utama hadir melalui mesin full hybrid 1.6L HEV yang menggantikan sistem mild-hybrid pada model sebelumnya.
Mesin hibrida murni ini mengombinasikan mesin bensin 1.6-liter dengan motor listrik yang disalurkan melalui transmisi otomatis dual-clutch 6-percepatan, menghasilkan tenaga gabungan hingga 136 hp (138 PS).
Pengemudi bahkan dapat mengatur tingkat pengereman regeneratif (brake regeneration) melalui paddle shift di balik lingkar kemudi.
Dengan perpaduan desain gagah, dimensi bodi yang semakin proporsional, teknologi interior yang melimpah, serta opsi mesin hibrida bertenaga, Hyundai Bayon siap menjadi penantang yang sangat kompetitif di segmen SUV ringkas global.
Sayangnya belum ada kejelasan soal rincian harga untuk mobil menawan yang satu ini.