Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi melakukan pengecekan v-belt pada motor matik. (Foto: Wahana)
BACA 10 DETIK
  • PT Wahana Makmur Sejati membagikan tiga cara mendeteksi masalah CVT sepeda motor matik.
  • Gejala kerusakan meliputi suara decitan, getaran tidak normal, serta perubahan pada tarikan mesin kendaraan.
  • Pemeriksaan fisik v-belt secara berkala di bengkel resmi menggunakan suku cadang orisinal sangat dianjurkan.

Suara.com - Sepeda motor matik menjadi pilihan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas harian karena menawarkan kepraktisan. Namun, pengguna perlu memperhatikan komponen penting bernama drive belt atau v-belt. Perangkat ini berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang melalui sistem Continuously Variable Transmission (CVT).

Karena posisinya berada tertutup di dalam rumah CVT, kondisi v-belt sering kali luput dari perhatian. Padahal, pemakaian terus-menerus dapat menyebabkan keausan. Jika dibiarkan, komponen ini berisiko putus hingga membuat motor kehilangan tenaga. Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati atau WMS, membagikan tiga poin utama untuk mendeteksi potensi masalah pada CVT.

Pertama, diwaspadai munculnya suara decitan dan getaran tidak normal dari area CVT saat kendaraan mulai berakselerasi. Tarikan mesin yang terasa berbeda menjadi sinyal penting untuk segera memeriksakan kendaraan ke mekanik.

Kedua, lakukan pemeriksaan kondisi fisik serta usia pakai v-belt secara berkala. Mekanik perlu membuka penutup transmisi untuk mengecek retakan atau keausan pada bagian bergerigi. Pemeriksaan idealnya dilakukan sesuai jadwal panduan resmi, seperti kelipatan 8.000 kilometer, guna mengevaluasi sekaligus membersihkan ruang CVT.

Ketiga, selalu gunakan suku cadang orisinal yang sesuai spesifikasi kendaraan saat melakukan penggantian. Kesesuaian ukuran komponen sangat menentukan kinerja transmisi serta daya tahan kendaraan dalam jangka panjang.

“Pengendara perlu memperhatikan perubahan suara dan respons sepeda motor saat digunakan. Jika muncul gejala yang tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui lebih awal dan tidak berkembang menjadi kerusakan serius,” ujar Head of Technical Training PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, Senin (26/10/2026).

Konsumen diimbau untuk rutin melakukan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS. Dukungan mekanik terlatih, peralatan standar, serta penggunaan Honda Genuine Parts membantu memastikan performa sepeda motor matik tetap terjaga secara optimal.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com