SuaraPekanbaru.Id – Belakangan ini di berbagai wilayah banyak orang mengidap batuk, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Jenis batuk yang mereka alami pun macam-macam. Ada batuk ringan dan hanya beberapa hari, ada pula batuk berat dan lama.
Apapun jenisnya, batuk sangat menganggu aktivitas orang yang mengalaminya. Karena itu, batuk tidak bisa diremehkan.
Apalagi batuk berat dan lama. Ini tak bisa dibiarkan.
Selain pengobatan medis, ada obat tradisional yang dapat diandalkan sebagai obat batuk alternatif.
Obat batuk alternatif dikenal masyarakat Sunda sebagai cikur yang dalam bahasa Indonesia disebut kencur.
Kencur adalah salah satu rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Namun, ternyata, kencur juga berkhasiat untuk melawan penyakit batuk.
Cara menggunakan kencur sebagai obat batuk sangat praktis. Cukup dua kali sehari, pagi dan sore atau malam sebelum tidur.
Caranya? Ambil kencur satu per tiga telunjuk orang dewasa. Bersihkan dan kunyah hingga lembut. Setelah lembut, telan dengan ampasnya.
“Untuk anak-anak, dosisnya setengah dari orang dewasa,” kata ahli terapi polarisasi, Johan Steve, kepada Suara Pekanbaru, Kamis 9 Maret 2023.
Setelah ditelan, hangatnya kencur akan terasa di tenggorokan, dada dan perut. Dalam tempo satu hingga tiga hari, batuk pun lenyap.
Selamat mencoba. Semoga sehat dan tetap sehat. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut