SuaraPekanbaru.id- Terdakwa dalam perkara Tragedi Kanjuruhan yang menawaskan 135 orang penonton saat pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya, sudah divonis hakim pengadilan.
Terdakwa mantan Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, dijatuhi hukuman bui selama satu tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya.
Suko dinyatakan kalau dirinya terbukti bersalah dalam, Tragedi Kanjuruhan.
Tragedi tersebut tak hanya menewaskan 135 orang, tapi juga membuat sekitar kurang lebih 600 orang mengalami luka.
Ketua Majelis Hakim PN Surabaya, Abu Achmad Sidqi Amsya membacakan vonis tersebut. Sidang di gelar pada hari Kamis (9/3/2023).
“Menjatuhkan vonis hukuman untuk saudara Suko Sutrisno hukuman penjara satu tahun,” kata Abu Achmad Sidqi Amsya di PN Surabaya.
Dalam sidang vonis tersebut dikatakan kalau Suko dinyatakan terbukti lalai dalam menjalankan tugasnya, hingga menyebabkan terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan hingga menewaskan ratusan orang.
Suko dinyatakan sudah melanggar Pasal 359 KUHP, Pasal 360 ayat (1) KUHP dan Pasal 360 ayat (2) KUHP juncto Pasal 103 ayat 1 juncto Pasal 52 Undang-Undang No 11 Tahun 2022.
Vonis yang dijatuhi oleh hakim lebih ringan dari dari hukuman yang kepada mantan Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.
Haris sendiri sudah dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun enam bulan. Haris juga melanggar pasalyang sama dnegan Suko.
Vonis hakim terhadap Haris dan Suko lebih ringan dari tuntutan yang dlayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Kedua terdakwa tersebut dituntut masing-masing selama enam tahun delapan bulan penjara. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban