SuaraPekanbaru.id- Anastasia Pretya Amanda alias APA (19) datang ke Polda Metro Jaya. Kedatangannya untuk melaporkan Mario Dandy yang sudah menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan David Ozora.
Amanda melaporkan Mario Dandy terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
"Kedatangan hari ini kita sudah membuat Laporan Polisi 14 Maret. LP kita sudah sampai di Jatanras," ucap Kuasa Hukum APA, Enita Edyalaksmita di Polda Metro Jaya, Kamis (16/3/2023).
Semua barang bukti yang sudah diserahkan ke pihak penyidik atas laporan yang sudah Amanda buat.
Amanda merasa tak terima kalau dirinya dituding terlibat dalam kasus yang menjerat anak Rafael Alun Trisambodo itu. Amanda pernah dikabarkan kalau dirinya adalah sosok ‘pembisik’ yang menjadi pemicu kasus penganiayaan David terjadi.
Kuasa hukum membantah kalau Amanda bukanlah sebagai provokator.
"Bahwa tudingan kepada Amanda sebagai provokasi, provokator dan segala macamnya," terang Enita.
Enita mengungkapkan Amanda saat ini sedang menunggu jadwal pemeriksaan terkait dengan laporan yang sudah dibuatnya.
"Sehingga kita nanti menunggu panggilan Amanda untuk BAP LP memberikan keterangan," terang Enita lagi.
Amanda diketahui kalau dirinya adalah mantan dari Mario. Mereka sempat menjalin hubungan asmara namun kandas pada bulan Oktober 2022. Hubungan mereka hanya berjalan selama setahun.
Dikatakan Enita kalau Amanda sempat ditemui oleh Mario Dandy, namun dalam pertemuan tersebut tidak ada membahas tentang sosok Agnes dan David. Karena dirinya memang tidak mengenal kedua orang tersebut.
Amanda keberatan ketika dirinya ditemui Mario Dandy saat itu. Terlebih Amanda kala itu sedang berkumpul dengan teman-temannya.
"Sebenarnya terus terang saja Amanda keberatan untuk ditemui. Karena lagi hang out sama teman-teman. Tentu ada teman-temannya yang melihat di kafe itu. Itu ada bukti-bukti juga kita ada pertemuan di situ," bebernya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027