SuaraPekanbaru.id- Kasus Mario Dandy menganiaya David Ozora menyeret beberapa nama hingga kasus ini berdampka kepada hal lainnya.
Mario Dandy pun turut menyeret nama Anastasia Pretya Amanda alias APA (19). Belakangan ini nama Amanda menjadi buah bibir karena dituding oleh Mario sebagai ‘pembisik’ yang memicu insiden penganiayaan terhadap David.
Mario mengatakan kalau APA membisikan hal yang tidak menyenangkan dilakukan oleh David ke Agnes Garcia, sebagai kekasihnya. Namun semua itu terbantahkan, terkuak percakapan antara Mario Dandy danAmanda.
Menurut Kuasa hukum APA, Enita Edyalaksmita, mengatakan kalau kliennya tersebut memang pernah ditemui oleh Mario Dandy di bulan Januari 2023 kemarin.
Mario mendatangi Amand yang sedang berkumpul dengan teman-temannya, disebuah kafe .yang ada berada di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
"Amanda sedang berkumpul dengan teman-teman di sebuah kafe di Kemang. Lagi hang out sama teman-temannya di sana. Saudara MDS (Mario) ini datang menemui, terjadilah percakapan," ucap Enita Edyalaksmita, dikutip dari Suara.com, Jumat (17/3/2023).
Enita mengatakan kalau dalam pertemuan tersebut, merupakan pertemuan biasa. Mereka hanya menanyakan sebatas kabar saja.Mario juga sudah putus hubungan pacarana Amanda sejak tahun 2022 lalu.
"APA sudah menjelaskan kepada saya bahwa pertemuan, itu seperti pertemuan biasa. kaya menanyakan apa kabar? gitu kan yah kumpul anak muda dan saat kumpul itu kafe punya temennya APA, jadi yah biasa," katanya lagi.
Enita pun turut membantah kalau kliennya itu menyinggung soal sosok Agnes Garcia. Amanda mengklaim dirinya sama sekali tidak memberikan aduan apapun tentang David dan Agnes.
Baca Juga: Tudingan Mario Dandy Terhadap Mantan Kekasih Sebagai Pembisik Fitnah? Kuasa Hukum APA Tegaskan Ini
"Itu kami bantah dengan tegas kalau pertemuan 30 Januari itu, hanya pertemuan seperti biasa. Jadi tidak ada menyinggung status AG membicarakan begini begini, melakukan perbuatan tidak baik, tidak ada sama sekali," tegas kuasa hukum Amanda itu.
Menurut Enita kalau kuasa hukum Mario Dandy dan Agnes Gracia sudah menuduh dan mengkambing hitamkan Amanda.
"Amanda bersama teman-temannya juga datang. Kan beberapa teman Amanda juga mengenal MDS. Itulah menjadi diambil oleh para pengacara mereka, MDS maupun AG menjadi penggiringan opini publik, dengan mengkambinghitamkan Amanda. Seolah-olah di situ ada kalimat menyatakan bahwa David, melakukan perbuatan tidak baik kepada AG," beber Enita.
Enita pun secara tegas mengatakan kalau Amanda tidak mengenal sama sekali sosok Agnes Garcia dan juga David. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Mario Dandy Belum Dijenguk Rafael Alun Trisambodo Selama Ditahanan, Banyak Tanya Soal David Ozora
-
Polisi akan Panggil 4 Saksi Penguat Dinilai Tahu Rencana Mario Dandy Lakukan Aniaya ke David Ozora, Siapa Saja?
-
LPSK Tolak Pengajuan Perlindungan Agnes Garcia Kekasih Mario Dandy, Peran saat Rekonstruksi Terbongkar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan