SuaraPekanbaru.id- Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora masih terus didalami oleh penyidik kepolisian.
Terbaru kabarnya kalau Polda Metro Jaya akan segera memanggil empat orang saksi penguat, yang disebut-sebut tahu dengan rencana anak Rafael Alun Trisambodo ini, untuk melakukan penganiayaan terhadap David Ozora.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan jadwal pemanggilan terhadap empat orang saksi itu masih sedang diurus oleh penyidik.
"Terkait dengan perkembangan pemeriksaan empat saksi penguatan perencanaan penganiayaan berat yang dilakukan oleh MDS, penyidik masih melakukan tentunya menunggu adanya proses pemanggilan terhadap empat saksi itu," ucap Kombes Pol Trunoyudo, Selasa Senin (14/3/2023).
Namun Kombes Pol Trunoyudo tidak menyebutkan secara rinci siaa saja empat orang saksi, yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan tersebut.
"Siapa saja, kita sama-sama menunggu dari hasil penyidik. Untuk penguatan dalam perencanaan penganiayaan berat yang dilakukan oleh MDS ," jelasnya.
Empat orang saksi tersebut diduga tahu dengan rencana yang dilakukan oleh Mario Dandy untuk menganiaya David Ozora, di malam insiden nahas beberapa waktu lalu.
"Ada empat saksi lagi yang belum kita periksa dalam rangka memperkuat ini. Sekali lagi dalam rangka memperkuat unsur daripada perencanaan para tersangka ini, yang dalam waktu dekat kita akan periksa," ungpa Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Hengki Haryadi usai rekonstruksi, Jumat (10/3) pekan lalu.
Karena menurut Hengki, Mario Dandy sempat menghubungi rekan lainnya sebelum akhirnya bertemu dan mengajak Shane Lukas.
"Sebagai contoh maksud kami di sini bahwa, sebelum terjadinya tidak pidana ini ternyata tersangka MDS menghubungi beberapa orang, dan memberitahukan akan melakukan tindakan pidana yang terjadi," terang Hengki.
Bukan itu saja, kepolisianya juga akan berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), supaya bisa meminta keterangan dari para saksi, dalam kasus Mario Dandy cs. Karena kata dia, ada juga saksi dalam perlindungan LPSK.
"Kemudian kami akan berkoordinasi dengan LPSK. Ada saksi juga yang saat ini dalam perlindungan LPSK. Kita akan mencoba, untuk meminta keterangan karena merupakan saksi kunci juga," kata dia. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Christofer Dhyaksa Dharma Dikenal Sederhana, Beda Sama Mario Dandy: Jangan Coba Bayar Media Buat Bersihkan Nama
-
Yakin Kakak Mario Dandy Anak Kedua Rafael Alun Trisambodo Hidup Sederhana? Pamer Ini dan Capek Makan di Warteg
-
Simak Jadwal Buka Pintu Konser BLACKPINK di SUGBK, Ribuan Personel Keamanan Sudah Siap Siaga
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Batal Digusur, 27 Pedagang Stadion Kamboja Tetap Berjualan, Jogging Track Tetap Dibangun
-
Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli
-
Kata-kata Pelatih Ekuador Timnya Gugur dari Piala Dunia 2026
-
IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang
-
3 Foundation Murah tapi Bagus Menurut Review Pengguna, Mulai Rp9 Ribuan Saja
-
6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri
-
Uruguay Gagal di Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Tinggalkan La Celeste
-
4 Sepatu Lari Ortuseight Terlaris di Shopee, Begini Review Pembeli dan Harga Terbarunya
-
TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!
-
Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?