SuaraPekanbaru.id- Vidya Piscarista bersama suaminya Sudarman Harjasaputra yang katanya sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur, datang ke gedung Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK).
Keduanya melakukan klarifikasi terkait dengan harta kekayaannya. Usai menjalani klarifikasi selama 10 jam, kemudian ada pesan dari Vidya atas kelakuannya yang kerap pamer hidup hedon di media sosial.
Vidya mengatakan setelah dirinya disorot bersama sang suami, baru mengakui pamer kekayaan dan gaya hidup mewah yang dilakukannya sangatlah tidak etis. Apalagi dirinya sebagai seorang istri, penyelenggara negara.
Usai menjalani klarifikasi, Sudarman pun memberikan pernyataan dan beberapa hal lain yang ditanyakan kepadanya.
"Semua data dan fakta sudah saya sampaikan ke Tim LHKPN KPK, dan saya ucapkan terima kasih, mereka sudah bekerja profesional," kata dia.
Vidya membantah terkait barang yang dipakainya memiliki harga yang fantastis. Kata Vidya tidaklah benar seperti yang dinarasikan di media sosial, terhadap barang-barang mewah yang dimilikinya.
"Jadi yang di sosial media itu enggak benar ya harga-harganya," kata Vidya.
Dia bilang dirinya tidak etis untuk pamer kekayaan di media sosial. Apalagi sekarang dia dan suaminya menjadi sorotan.
"Harusnya sih enggak (etis)," kata dia secara singkat.
Sudarman dipanggil KPK akibat kelakuan Vidya Piscarista yang selalu pamer kehidupan mewah. Mereka berdua mendapatkan cecaran terkait denga nasal usul harta mereka di dapat dari mana.
"Dalam proses klarifikasi tersebut KPK mendalami asal-usul dan perolehan harta ataupun aset saudara Sudarman, sebagaimana disampaian dalam LHKPN," ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
"Apakah sudah sesuai antara faktual harta yang dimiliki dengan yang dilaporkan. Klarifikasi LHKPN merupakan rangkaian proses untuk memastikan kepatuhan dan kebenaran pelaporan LHKPN para Penyelenggara Negara," lanjutnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
ASUS ExpertBook Ultra 2026 Masuk Indonesia, Laptop Pebisnis Sultan dengan Intel Core Ultra Series 3
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Mahasiswa Makassar Sebut Program Makan Bergizi Gratis Ladang Korupsi
-
Gelombang Protes di Surabaya: Ojol hingga Pedagang Kecil Menggugat Kebijakan Ekonomi Prabowo-Gibran
-
Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah
-
Kesal Tak Ditemui Wali Kota, Mahasiswa Paksa Masuk Kantor DPRD Balikpapan