SuaraPekanbaru.id- Ayah dari David Ozora menanggapi terkait nasib Rafael Alun Trsiambodo sebagai ayah Mario Dandy, yang menjadi tersangka kasus dugaan menerima gratifikasi berupa uang.
Mantan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu, ditetepakan tersangka oleh KPK. Melihat hal itu, Jonathan Latumahina ikut berkomentar.
Seperti yang diketahui kalau Mario Dandy melakukan penganiayaan terhadap David Ozora, hingga akhirnya kasus tersebut merembet dan berdampak lebih luas.
Akun Twitter @seeksixsuck milik Jonathan Latumahina turut berkomentar dengan memasang stiker ketika Rafael Alun menjadi tersangka. Jonathan mencuitkan perumpamaan antara bapak dengan anak.
Tak secara tegas menyebutkan nama Rafael Alun dan Mario Dandy, hanya saja publik sudah mengira kalau siapa yang dimaksud dalam tulisan postingan ayah David itu.
"Bapaknya ngumpul bareng anaknya di kandang," kata Jonathan, dikutip dari aku Twitternya, Jumat (31/3/2023).
Rafael Alun memang diduga kuat menerima sejumlah uang dalam kasus gratifikasi yang dilakukan selama 12 tahun lamanya.
Menruut Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, Rafael menerima gratifikasi tersebut dalam kapasitasnya sebagai pemeriksa pajak pada DJP, Kemenkeu di periode 2011-2023.
“Bentuknya uang,” ungkap Ali di gedung Merah Putih KPK, Kamis (30/3) kemarin.
Terkini tim penyidik KPK sedang mendalami lagi terkait dengan dari mana sumber aliran dana itu berasal. MEnurutnya dalam kasus korupsi, yang terpenting adalah ada temuan dugaan penerimaan.
“Alokasinya nanti akan didalami dalam proses penyidikan, yang penting dalam korupsi itu kan menerimanya dulu,” ungkap Ali Fikri.
KPK menetapkan Rafael sebagai tersangka usai memegang dua alat bukti permulaan yang dinilai cukup untuk menyematkan status tersebut. .
“Jadi ada peristiwa pidana korupsinya telah kami temukan. Terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak pada DJP Kemenkeu, tahun 2011 sampai 2023,” kata Ali.
KPK juga sudah melakukan penggeledahan di rumah Rafael Alun. Namun tak disebutkan secara pasti rumah mana yang mereka geledah. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Mantap Rafael Alun Trisambodo Diduga Terima Gratifikasi Selama 12 Tahun, Status Sama Kayak Mario Dandy Jadi Tersangka
-
Sudah Tak Peduli Lagi Sri Mulyani Orang Dekat Jokowi, Mahfud MD Bongkar Bau Bangkai Transaksi Janggai Pegawai Kemenkeu Capai Rp35 Triliun
-
KPK Cium Bau Korupsi Kelas Kakap di Pelabuhan Bebas Bintan Kepri soal Cukai Rokok, Negara Rugi Ratusan Miliar
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Mahasiswi UIN Suska Dibacok Kapak di Depan Kelas, Masalah Asmara Jadi Pemicu
-
Overthinking Tiap Malam? Stoikisme Bisa Membantumu Mengendalikan Pikiran
-
Daftar Harta Kekayaan Rudy Masud, Gubernur Kaltim yang Pakai Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
-
Cara Mematikan MSA Xiaomi untuk Hilangkan Iklan dan Atasi Lemot
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Skip Beli Avanza Bekas Jika Ada Gejala Satu Ini daripada Rungkad pas Lebaran
-
Sahur Jogja Jam Berapa? Ini Tips Menjalaninya dengan Berkah
-
Alex Noerdin: Kronologi Lengkap Tiga Kasus Korupsi dan Status Gugur Demi Hukum
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku