SuaraPekanbaru.id- Rafael Alun Trisambodo ayah dari Mario Danddy sekaligus mantan pejabat yang ada di lingkungan kantor pajak Kementerian Keuangan, ditetapkan menjadi tersangka.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menatapkan Rafael Alun sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi, yang diterima olehnya di Ditjen Pajak Kemenkeu. Ada dugaan kalau hal itu sudah berlangsung selama 12 tahun, terhitung dari tahun 2011 sampai dengan 2023.
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan status perkara dari Rafael Alun sudah ditingkatkan ke penyidikan. Hal ini dilakukan KPK setelah mereka menemukan adanya unsur pidana.
"Jadi ada dugaan pidana korupsinya telah kami temukan. Terkait dengan dugaan korupsi penerimaan sesuatu oleh pemeriksa pajak (Rafael Alun) pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2011-2023," ucap Ali kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (30/3/2023).
Usai KPK menemukan alat bukti yang cukup, baru Rafael Alun ditetapkan menjadi tersangka dugaan gratifikasi.
"Kami temukan peristiwa pidana dan dari bukti permulaan yang cukup," jelas Ali.
Terakhir Rafael bersama istrinya Ernie Mieke datang ke kantor KPK di hari Jumat (24/3) kemarin, termasuk dengan anaknya. Keduanya diperiksa oleh KPK selama kurnag lebih 12 jam.
Anak Rafael Alun terlebih dahulu meninggalkan Gedung KPK.
Seperti yang dikethaui, kalau harta kekayan yang dimiliki Rafael disorot pasca perilaku Mario Dandy menganiaya David Ozora. Ada kejanggalan setelah ditelusuri harta kekayaan Rafael Alun di LHKPN miliknya.
Dalam laporan tertulis, kalau Rafael Alun punya kekayaan seniali Rp56 miliar. Setelah dilihat lebih jauh. Terkait dengan janggalnya harta milik dia, akhrinya semakin terkuak satu persatu.
PPATK mengatakan kalau pihaknya menemukan nomine yang dilakukan oleh Rafael, dalam transaksi keuangannya.
Ada temuan transaksi sekitar Rp500 miliar, yang berasal dari 40 rekening bank milik Rafael dan keluarganya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Baru! Ternyata Mario Dandy Kirim Video saat Aniaya David Ozora ke Rekan Sekolah Disertai Narasi Menantang
-
Harta Sekda Riau Dinilai Naik Signifikan Kasus Dugaan Korupsi Ini Turut Seret SF Hariyanto, KPK Diminta Bertindak
-
Dibidik KPK Vidya Piscarista Istri Sudarman Harjasaputra Baru Bilang Tak Etis Gaya Hidup Hedon, Bantah Hal Ini
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok
-
Niat Cuci Babat Kurban di Sungai Berujung Duka, Panitia Kurban di Palembang Tenggelam
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards
-
Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Apakah Harga Beras SPHP Naik di Tengah Fluktuasi Kurs Dolar? Ini Penjelasan Bapanas
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek