SuaraPekanbaru.id- Saat ini Komisi Pemberantasa Korupsi juga sedang disibukan dengan menyelisik dugaan korupsi senilai ratusan miliar yang terjadi di Kepulauan Riau.
Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, mengungkapkan ada potensi terhadap kerugian negara dalam pengaturan barang kena cukai. Hal ini terjadi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
"Baru mulai penyelidikan," ungkap Ali Fikri, dikutip dari Suara.com Selasa (28/3/2023).
Ali menyampaikan kalau KPK baru saja mengungkapkan terkait dengan modus rasuah ayng dilakukan, yaitu bersangkutan dengan kuota rokok.
Ada dugaan kata Ali Fikri, terhadap penetapan dan perhitungan yang fiktif. Sehingga dampkanya menimbulkan potensi kerugian negara, dari sisi penerimaan cukai rokok impor.
"Penerimaan dalam sektor pajak pertambahan nilai dan pajak daerah, nilainya mencapai ratusan miliar rupiah,” ungkap Ali.
KPK yang turun untuk melakukan penyelidikan, saat ini sudah dalam tahap pengumpulan barang bukti.
Termasuk pihaknya sudah memanggil beberapa saksi dan melakukan penggeledahan.
"Kalau alat bukti dianggap tercukupi. Identitas tersangka serta konstruksi dugaan perbuatan pidana akan disampaikan ke publik," jelas Ali Fikri. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Rafael Alun Trisambodo Satu Almamater dengan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Jawab Tegas Desakan ICW: Penyidik Profesional
-
PPATK dan KPK berhasil Bongkar Uang Rp37 Miliar Milik Rafael Alun yang Tersimpan di Safe Deposit Box di Bank BUMN, Diduga Hasil Suap
-
Atasya Yasmine Kerap Pamer Barang Mewah di Media Sosial, Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Bilang Lumrah
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Sinopsis From, Serial Horor Misteri Debut dengan Skor 100 dari Rotten Tomatoes
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Kondangan ke Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Prabowo dan Bahlil Kompak Komentar Soal Makanan
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026