Suara Pekanbaru.id - Ustadz Abdul Somad menyampaikan pertanyaan dari jemaah tentang bagaimana cara membayar puasa Ramadan yang telah lewat bertahun-tahun.
Ustadz Abdul Somad pun menyampaikan tentang ilustrasi membayar hutang puasa.
"Ini Ramadan 1442, ini Ramadan 1443," kata Ustadz Abdul Somad (sambil mengilustrasikan dengan menggunakan botol).
Menurutnya, yang ketinggalan Ramadan selama 7 hari harus digantikan di antara waktu sebelum Ramadan tahun depan datang.
"Syawal, dzulqadah, dzulhijjah, muharram, safar, rabiul awal, rabiul akhir, jumadil awal, jumadil akhir, rajab, sya'ban," ujarnya.
Ustadz Abdul Somad menegaskan hutang tersebut meski diganti di antara Ramadan tadi.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan jika memang ada hutang yang belum diganti di bulan Puasa tahun kemarin maka 1 harinya akan kena denda.
"Bayar satu hari tersebut dengan fidyah, membayar fidyah 1 mud atau 750 gram beras," jelas Ustadz Abdul Somad.
Jika belum saja dibayar hingga lewat Ramadan berikutnya, maka akan kena denda selama puasa Ramadan yang tinggalkan ditambah kena denda lalai.
"1 hari + 1 mud (7 ons setengah), 10 hari= 10 hari + 7 kg setengah," jelasnya.
Menurut Abdul Somad apakah dengan bertambahnya bulan Ramadan, dendanya juga akan bertambah.
Jawaban Ustadz Abdul Somad yaitu tentu tidak.
Maka dari itu, gantilah secepat mungkin puasa yang Anda tinggalkan di bulan Ramadan dengan melaksanakan puasa senin kamis.
"Bapak Ibu puasa senin kamis niatnya dengan qadha maka dari itu mendapatkan pahala puasa sunnah," kata Ustadz Abdul Somad.
"Insya Allah puasa qadhanya lunas dan puasa sunnahnya dapat," lanjutnya.(*)
Berita Terkait
-
Bukan Zina atau Minum Khamar, Ustadz Abdul Somad: Ada Satu Dosa Azabnya Diterima di Dunia dan Akhirat Kelak
-
Resep Udang Balon Buat Menu Berbuka Puasa, Sajikan di Atas Meja Dalam Kondisi yang Hangat dan Renyah
-
Ustadz Abdul Somad Beri Penjelasan Lengkap tentang Waktu Terbaik Istighfar di Bulan Ramadan
-
Mumet dengan Kesulitan dalam Hidup, Ustadz Abdul Somad Berikan Solusi Jitu untuk Baca Surat Ini
-
Ceramah Singkat tentang Bukber Dikupas Tuntas oleh Ustadz Abdul Somad, Ternyata Kebanyakan Orang Sering Abaikan Ini
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard