SuaraPekanbaru.id - Para penjual makanan di Pasar Ramadhan, di Kota Pekanbaru, harus memperhatikan kesehatan makanan.
Jangan sampai makanan yang dijual di Pasar Ramadhan, Kota Pekanbaru, malah berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
Jika para pedagang di Pasar Ramadhan mengabaikan hal tersebut, bisa jadi akan berurusan dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pasalnya, untuk memastikan berbagai makanan yang dijual di Pasar Ramadhan itu aman dikonsumsi masyarakat, Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, melakukan sidak ke berbagai Pasar Ramadhan.
"Kita ada agenda mau turun di pasar ramadan," ujar Muflihun dikutip dari laman resminya, Minggu 2 April 2023.
Katanya, para pedagang di Pasar Ramadhan jangan memikirkan keuntungan saja, tapi juga memikirkan kesehatannya.
"Kita mengimbau kepada seluruh pedagang, di bulan Ramadan ini, berjualanlah dengan memperhatikan kesehatan makanan. Jangan Hanya memikirkan keuntungan semata, namun juga harus memikirkan kesehatan masyarakat, jangan membahayakan kesehatan masyarakat," ujar Muflihun.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin bersama BPOM turun ke berbagai Pasar Ramadhan, untuk memastikan makanan yang dijual pedagang bebas dari bahan-bahan berbahaya. (*)
Baca Juga: Sinopsis Hati Suhita: Film Religi Cooming Soon di Bioskop 2023!
Berita Terkait
-
Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, di Kota Pekanbaru, Senin 3 April 2023
-
Praktik Jual Beli Beras Zakat Fitrah Dalam Masjid Boleh? Hey Para Amil Ada Imbauan dari Ustadz Abdul Somad
-
WNA Malaysia Punya Identitas Penduduk WNI dari Disdukcapil Bengkalis, Dipakai Bikin Usaha Tambang di Pekanbaru
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional