/
Jum'at, 07 April 2023 | 17:55 WIB
Ilustrasi wanita bersuami sedang bekerja. Ustadz Abdul Somad pertanyakan dalilnya. Ustadz Abdul Somad menjelaskan syarat seorang istri bisa bekerja. (pixabay/Tumisu)

SUARA PEKANBARU - Syarat istri bekerja dan kedudukan suami, Ustadz Abdul Somad: Mana dalilnya?

Di masa terbuka saat ini, tak ada lagi sekat pekerjaan antara lelaki dan perempuan.

Dunia usaha sudah memberikan keleluasaan pada wanita untuk bisa berkarier sama halnya seperti wanita.

Namun dalam sudut pandang agama, apakah dibolehkan bagi wanita yang sudah bersuami tetap bekerja?

Lalu apakah ada syarat atau batasan ketika wanita bersuami memilih bekerja dan jauh dari mahramnya.

Sudah bukan rahasia umum jika perempuan bersuami yang bekerja dan melakukan banyak interaksi sosial dengan bukan mahram, berpotensi melakukan perbuatan yang menjurus pada zina. 

Para wanita yang bersuami ketika bekerja di luar, artinya ada yang kurang dari suami yang selama ini menjadi pendamping hidup.

Atas dasar kekurangan itu, maka wanita bersuami akan mencari yang lebih secara materi, termasuk adanya godaan dari lelaki lain yang dinilai akan mampu menutup kekurangan sang suami.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan dalil istri bisa bekerja di luar rumah. (sumber: Foto: Youtube)

Bukan itu saja, wanita bersuami apalagi sudah memiliki anak, akan ada kewajiban yang jauh lebih mulia, yakni mendidik agama darah daging kasih sayang Allah.

Baca Juga: Puasa Ramadan Obat Jitu GERD dan Maag, dr Zaidul Akbar Bagikan Ramuan Alami Aman dan Murah

Menjadi seorang ibu yang mendidik anak-anaknya adalah jalan menuju ridho Allah. Nah bagaimana jika rutinitas tersebut dinilai menjemukan, dan berpikir wanita bersuami dan memiliki anak untuk bekerja.

Dikutip pekanbaru.suara.com dari video Youtube.com di kanal @Ustadz Abdul Somad Official yang diunggah Senin 7 Februari 2022, Ustadz Abdul Somad menjelaskan landasan atau dalil wanita bersuami atau bahkan memiliki anak memilih bekerja.

UAS sapaan Ustadz Abdul Somad mengatakan, jika Allah menempatkan wanita pada posisi paling mulia.

Dan tempat mulia bagi para istri adalah rumah dan peran sebagai ibu. "Tugas asli perempuan (istri) yaitu di rumah," kata Abdul Somad.

Lalu jika alasan istri bekerja karena ingin membantu perekonomian keluarga, UAS menegaskan soal syarat.

"Pak Ustadz, kami ingin membantu ekonomi keluarga. Apalagi sejak COVID pendapatan suami berkurang jadi 50 persen. Bolehkah kami bantu-bantu dia (bekerja)," ujar UAS menirukan perumpamaan keresahan seorang istri.

Load More