SUARA PEKANBARU- Perlu diketahui bagi wanita yang sedang dalam waktu haid atau sedang dalam fase waktu menstruasi.
Ada tujuh larangan yang dibeberkan oleh Ustadz Abdul Somad, terhadap seorang wanita yang sedang fase haid.
Ustadz Abdul Somad mengatakan menurut pandangan hakikatnyas seorang wanita yang sedang haid, maka artinya dalam kondisi yang kotor secara spiritual.
Maka dari itu, wanita yang sedang haid tersebut dilarang untuk melaksanakan ibadah yang suci.
Tegas dikatakan oleh Sutadz Abdul Somad dalam ilmu fiqih Islam, soal tujuh larangan bagi wanita yang haid, yakni tidak boleh memegang kitab Al-Qur’an, tidak boleh membawa kitab Al-Qur’an, tidak boleh boleh membaca Al Qur’an, dilarang untuk masuk ke dalam masjid, tidak boleh untuk melaksanakan sholat, tawaf dan berpuasa.
Semuanya bisa dilakukan ketika fase haid sudah tuntas dan kembali bersuci lagi.
Tapi dalam perkembangan zaman sekarang yang begitu moderm, untuk kitab suci Al-Qur’an sudah tersedia dalam bentuk aplikasi digital yang bisa diunduh di smartphone masing-masing.
Bagi umat Islam, dengan adanya fasilitas tersebut, bisa membaca Al-Qur’an kapanpun dan dimana saja. Hanya cukup dengan membuka aplikasi tersebut di HP miliknya.
Tapi bagaimana dengan wanita haid membaca Al-Quran melalui aplikasi HP. Dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad, kalau wnaita yang sedang hadi masih dioblehkan baca Al-Qur’an namun dengan dua syarat yang harus diketahui.
Baca Juga: Ide Menu Buka Puasa, Kue Klepon Manis Cakial, Begini Cara Buatnya
“Pertama dia hafal Qur’an. Orang (wanita) yang hafal Qur’an paling tidak mengulangi hafalannya satu hari dua juz. Kalau tidak diulangi, hilang,” jelas Ustadz Abdul Somad dikutip dari Youtubenya, Kamis (6/4/2023).
Lalu yang kedua kata pria yang akrab disapa UAS ini, bagi wanita berprofesi sebagai guru karena punya kewajiban untuk memberkan ilmu kepada para muridanya. Namun dalam membaca ayat Al-Qur’an tidak boleh dibaca secara normal, dan harus dipotong-potong.
“Yang kedua guru. Guru boleh membaca (Al-Quran) walaupun sedang haid tetapi ayatnya potong-potong,” begitu kata Ustadz Abdul Somad.
Sementara itu UAS menyampaikan terkait seorang muslim yang membaca AL-Quran dari mushaf langsung atau dari handphone punya pahala yang sama. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Gaji Istri Lebih Besar dari Suami untuk Bayar Zakat Fitrah, Bisa atau Tidak Hukumnya?
-
Ustadz Abdul Somad BIlang Istri Boleh Ambil Uang Suami, Tapi Ingat Ada Syarat dan Aturan yang Berlaku
-
Saat Kau Lakukan Perbuatan Ini Kata Ustadz Abdul Somad Maka saat Itu Allah Tutup Pintu Rezeki, Jangan Lakukan Lagi!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK