SUARA PEKANBARU- Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat penting dan banyak di buru oleh umat muslim.
Malam yang diberikan oleh Allah SWT dalam setahun sekali ketika d bulan Ramadan, menjadi agenda rutin bagi umat islam dalam melakukan perbuaran malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Malam -malam bulan Ramadan dihidupkan olehkaum muslimin, dengan meningkatkan ibadah masing-masing. Mereka tak ingin menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang sangat emas di malam Lailatul Qadar.
Tapia da pertanyaan dari bagaimana ketika mereka melakukan maksiat ketika di malam Lailatul Qadar. Apakah beanr dosanya akan dilipatgandakan, hingga ribuan bulan juga?
Dalam kana YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya dalam ceramhanya memberikan penjelasan soal dosa yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar.
Buya Yahya secara tegas awlanya mengatakan kalau sifat Allah yang Maha Pengasih kepada setiap hambaNya.
"Kita urusan sama dzat yang Maha Kasih. Allah Maha Kasih yang akan menghitung dari sisi kebaikan," kata Buya Yahya dikutip Minggu (9/4/2023).
Buya Yahya mengatakan, tidak ada riwayat yang mengatakan kalau maksiat di malam Lailatul Qadar bisa mendapatkan dosa seribu bulan.
"Adapun kejahatan tersebut akan dihitung seribu bulan, oh tidak, Allah Maha Pengampun," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Diungkap Ustadz Adi Hidayat 3 Golongan Ketika Berdoa Allah Pun Sulit untuk Menolaknya
Tapi yang perlu diingat adalah yang namanya maksiat dilakukan pada malam yang penuh kemuliaan, adalah sebuah kejahatan besar.
"Akan tetapi apakah kejatahan malam itu jadi sejahat-jahatnya kejahatan, oh iya," begitu kata dia.
Apalagi kata Buya Yahya, maksiat bisa lebih berat dan besar, jika dilakukan dalam keadaan tertentu.
"Karena kejahatan akan semakin jahat jika dilakukan oleh siapa orangnya. Kapan waktunya dan di mana tempatnya," begitu kata Buya Yahya.
Contohnya kata dia, dosa yang dilakukan oelh orang biasa, masih lebih ringan kalau dibandingkan dengan dosa yang dilakukan oleh seorang yang alim.
"Sebuah kejahatan dilakukan orang biasa ya jahat, tapi di saat dilakukan seorang alim lebih jahat lagi. Orang melakukan dosa di luar Ramadan dosa, di Ramadan lebih dosa lagi. Memang lebih jelek," tegas Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Malam Penuh Sesak oleh Para Malaikat, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Ciri Malam Lailatul Qadar, Pohon Pun Tenang
-
Wanita Lagi Haid Tahukah Cara Supaya Bisa Tetap Dapat Malam Lailatul Qadar? Ini Tips Buya Yahya, Sangat Simpel
-
Beda Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, Syekh Ali Jaber Singgung Perang Badar, Ternyata Amalan Mulia Ini Harus Diperbanyak
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
99 Pesan Buat Kamu yang Merasa Hidup Lagi Gak Lucu-Lucunya
-
35 Kode Redeem FC Mobile 8 Maret 2026, Klaim Ribuan Gems dan Pemain Elit Gratis
-
Perang Global dan Peran Perempuan di Garis Depan Narasi Kemanusiaan
-
Bolehkah Niat Zakat Fitrah Diwakilkan? Ini Penjelasan dan Ketentuannya
-
Kapan One Way Lembah Anai Diterapkan Jelang Lebaran 2026? Ini Penjelasannya
-
Maghrib Jam Berapa di Bandar Lampung? Ini Jadwal Buka Puasa 8 Maret 2026
-
The Invisible Villa Hadir di Ubud, Tawarkan Penginapan Transparan dengan Privasi Maksimal
-
Kejutan 2026! Kode Rahasia Suzuki DR160X Mencuat di Samsat, Indikasi Mau Rilis? KLX dan CRF Terancam
-
5 Fakta Ngeri Aksi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu yang Bikin Netizen Geram ke Polisi
-
Selamat Jalan Vidi Aldiano, Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman di Tanah Kusir