SUARA PEKANBARU- Suhu panas membuat orang-orang akan merasa tak nyaman, dan banyak hal yang akan dirasakan mulai dari haus dan letih.
Cuaca panas yang terjadi pada saat bulan puasa juga menjadi salah satu ujian kesebaran, bagi umat yang sedang menjalankan bulan Ramadan. Cuaca panas yang menyengat, terjadi di siang har, terlebih dalam akhir-akhir ini, hampir semua wilayah Indonesia sedang diterpa oleh suhu panas.
Jika dalam situasi seperti, harus diingat dalam Islam ada doa yang bisa diamalkan ketika menghadapi cuaca yang panas.
Seperti disampaikan, dari data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) indeks ultraviolet (UV) menyebutkan, kalau sinar matahari sedang begitu kencang.
Maka dari itu, BMKG memberikan anjuran kepada semua masyarakat supaya tetap berada di di tempat yang teduh.
Kalau saja berada di luar ruangan maka hendaknya memggunakan penutup kepala atau topi dan paying. Bukan itu saja, menerapkan tabir surya dengan SPF 30+ juga disarankan.
Perlu diingat jika dalam situasi seperti itu, maka sebagai umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan doa cuaca panas.
‘Allahumma Khaffif ‘Anna wa ‘ani al-Muslimiin, Allahumma qina syarra haadza al-harr, wahminaa minhu wa mimmaa yamilu min adzaa, Allahumma Laa Taj’al fiihi al-maradh wa laa al-halaak li ahadin min ‘ibaadika. Allahumma khaffif haraarata as-syamsi, wa atsarahaa ‘alaynaa. Allahumma ajirnaa min naari jahannama yaa Rahiim. Allahumma Ajirnaa min harri jahannama yaa Ghaafira ad-dzanb, wa Qaabila at-taubah, Ya Ghafuur, Ya Rahiim.’
Artinya: "Ya Allah ringankanlah dari kami dan kaum muslimin. Ya Allah, selamatkan kami dari bahaya panas ini, lindungilah kami dari panas ini dan dari penyakit yang dibawanya. Ya Allah jangan engkau jadikan pada panas ini penyakit dan kebinasaan bagi siapapun dari para hamba-Mu. Ya Allah, ringankanlah panas matahari ini dan dampaknya bagi kami. Ya Allah, selamatkan kami dari api neraka wahai Yang Maha Pengasih. Ya Allah, selamatkan kami dari panas neraka wahai Yang Maha Mengampuni dosa, Maha Menerima taubat.Wahai Allah Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih." (*)
Baca Juga: Super Kenyal dan Gurih, Boba Brown Sugar Bikin Nagih saat Buka Puasa, Begini Cara Buatnya
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Lagi Sama Saudara Sepupu, Tapi Menikahi Saudara Tiri Apakah Boleh Hukumnya Buya Yahya?
-
Habib Jafar Langsung Terkejut saat Jawab Pertanyaan Ini, 'Sadar' dan Panik Disebut Sudah Masuk Buddha, Kok Bisa?
-
Detik-Detik Mau 'Keluar' Bacakan dalam Hati Doa Ini, Ternyata Begini Tata Cara Islam Soal Hubungan Intim Suami Istri
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang