SUARA PEKANBARU – Ketika menemukan uang di jalan yang takdiketahui pemiliknya baik dalam jumlah kecil dan besar dihadapkan dengan beberapa pilihan.
Seseorang yang menemukan uang di jalan atau dimanapun keberadaannya, memilih apakah tetap membiarkan uang tersebut, atau mengambilnya, atau bahkan disedekahkan uang tersebut ke masjid.
Melansir dari YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan untuk tidak memberikan Pendidikan kepada anak-anaknya mengambl barang yang bukan haka tau miliknya sendiri. Jangan pernah menggunakan alasan tidak ada yang punya, maka barang tersebut diambil termasuk uang.
"Jangan mendidik anak-anak semisal menemukan sesuatu, lalu berkata tidak ada yang punya. Padahal ada yang punya cuman tidak tahu yang punya siapa," pesan Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, kalau anak-anak harus dilatih sejak kecil untuk tidak mencuri atau mengambil sesuatu yang bukan miliknya, meski kancing baju yang kecil sekalipun.
"Ingat perampok besar itu tidak langsung gede tapi belajar dari kecil. Lalu lama-lama kebiasaan dan berkembang, nyuri hal yang besar, mencuri gedung. Jadi jangan sampai anak kita dididik untuk mengambil biarpun kecil," imbau Buya Yahya.
Termasuk dengan menemukan uang yang ada di jalan. Disarankan oleh Buya Yahya untuk dikembalikan kepada pemiliknya, dengan cara diumumkan.
"Semisal menemukan pulpen anda umumkan terlebih dahulu. Siapa yang kehilangan pulpen, jika tidak ada yang dengar, tidak ada yang mengakui maka pulpen tersebut bisa Anda gunakan," terang Buya Yahya.
Namun kalau telah diumumkan dan tidak ada yang mengaku, maka diberikan uang tersebut ke pihak keamanan supaya terhindar dari beban.
Baca Juga: Normalisasi Sungai Sail, Tahun Ini Dinas PUPR Kota Pekanbaru akan Membeli Ekskavator Amfibi
Namun bagaimana jika menemukan uang itu disumbangkan ke masjid? Kata Buya Yahya hal itu bisa dilakukan. Tapia da yang harus diingat betul terhadap jumlahnya, dan hal lainnya secara rinci.
Andai saja, kalau uang itu telah disedekahkan lantas pemiliknya datang maka harus kita diwajibkan untuk mengganti uang itu.
"TIdak mungkin kan uang yang sudah Anda masukan ke Masjid lalu diambil lagi. Maka Anda dapat menggantinya. Tapi, biarpun Anda menggantinya ada keutamaan untuk Anda, karena mendapatkan pahala, ya Anda infak lah istilahnya," ungkap Buya Yahya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T