SUARA PEKANBARU - Komedian Bedu menyampaikan pertanyaan mengapa masih banyak orang yang malas beribadah di bulan Ramadhan, meski setan telah terbelenggu.
Dalam kajian Ustadz Adi Hidayat, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, yang mengatakan saat Ramadhan tiba, pintu-pintu Surga terbuka lebar.
Sedangkan pintu-pintu neraka ditutup dan dikunci rapat, serta setan-setan terbelenggu, sebagaimana dikutip dari akun TikTok, Loadsatriawan Hijrah.
"Orang menyimpulkan surga dibuka, neraka ditutup, setan dibelenggu, kok bisa Ramadhan setannya diikat, tapi masih ada orang yang berperilaku seperti tergoda oleh setan. Maka bagaimana memahaminya?," ucap Ustad Adi Hidayat.
Pernyataan tersebut sebenarnya adalah kalimat kiasan. Ustadz Adi Hidayat menerangkan, pintu Surga dibuka karena saat Ramadhan, banyak orang yang berlomba berbuat kebaikan.
"Yang biasanya cuma sholat fardhu, sekarang juga sholat sunnah. Yang biasa baca koran, jadi baca Alquran," kata Adi Hidayat.
"Bahkan, kalau buka kitab shiyam Al Bukhari, itu pahala dilipatgandakan 10 kali lipat dari hari biasa," tambahnya.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, karena tabungan pahala manusia meningkat, berarti peluang masuk Surga menjadi lebih besar.
Maka, terbukalah pintu-pintu Surga, lalu neraka tertutup karena banyak orang bertaubat di bulan suci ini.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Gerhana Matahari Hibrida Segera Nampak di Indonesia, Catat Tanggalnya
"Ya Allah saya taubat, ampuni saya. Maksiat ditinggalkan karena seakan-akan ketika maksiat ditinggalkan, neraka tertutup," katanya.
"Nah, kalau orang sudah nggak mau maksiat, dan banyak beribadah, setan nggak punya peluang, mau menggoda (manusia) susah," tambahnya.
"(Kata setan) 'jangan shalat, jangan sholat, jangan shalat'. Ah saya mau sholat, kamu siapa? Nggak akan digubris, karena itu setan seakan terikat," kata Ustadz Adi Hidayat.
Namun, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, jika bulan suci seseorang tidak mau meningkatkan amal saleh, dan tetap berbuat maksiat, maka akan mudah pula bagi setan menggodanya.
"Jadi, setan terikat itu bukan dalam pengertian diikat hakiki, kata para ulama hadits. Tapi karena banyak orang berbuat amal saleh, dan taubat dari maksiat," ucap Ustadz Adi Hidayat. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Denny Sumargo Tak Mau Biel Manja: Dibiasakan Hadapi Masalah Sendiri Sejak Kecil
-
Han Ji Min dan Koo Kyo Hwan Berpeluang Jadi Pasangan di Film Typhoon
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati