SUARA PEKANBARU – Bima Yudho akhirnya menyerah: Elu yang punya Lampung. Viral pengakuan Bimo tentang bagaimana dirinya harus menyerah pada situasi.
Bima Yudho yang sangat tajam mengkritik Pemerintah Lampung akhirnya kena getahnya.
Hidup Bima Yudho dibuat tidak nyaman, sampai dibuat gak bisa tidur. Belum lagi Bima Yudho sudah dilaporkan ke kepolisian akibat kritiknya itu.
Sebagai anak muda yang sedang belajar di luar negeri, Bima Yudho benar-banar tahu jika pemerintah di Indonesia tidak ramah pada pengkritik.
Seperti diketahui, Bima Yudho Saputro pemilik akun TikTok @awbimaxreborn mendadak viral.
Dalam akun media sosialnya itu, Bima Yudho menjadi benar-benar viral lantaran berani menyerang habis-habisnya kelemahan Pemerintah Provinsi Lampung melalui sebuah video.
Bima Yudho awalnya meluncurkan serangan kritik melalui video presentasi berjudul "Alasan Kenapa Lampung gak maju-maju".
Setelah serangan kritik pertama viral, Bima Yudho langsung mendapat informasi jika dirinya dilaporkan ke polisi.
Bukan itu saja, Bima Yudho juga mendapat kabar jika orangtuanya jadi sasaran kemarahan dan intimidasi yang disebut-sebut diduga dilakukan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
Baca Juga: Brokoli Saus Tiram dan Tim Telur, Makanan Bergizi Favorit Anak-Anak, Begini Cara Buatnya
Kabar yang diterima Bima Yudho, jika orangtuanya diminta datang menghadap Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi.
Ketika pertemuan terjadi, Wakil Bupati Lampung Timur langsung menelpon Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
Dan kejadian saat itu sangat mengerikan, dimana orangtua Bima Yudho, diduga jadi sasaran kemarahan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
Bima Yudho mengklaim jika menuduh sang gubernur memaki orangtuanya sambil menuduh jika tak becus mendidik anak.
"Si Wakil Bupati Lampung Timur nelepon Gubernur Provinsi Lampung tuch si Arinal," kata Bima lewat Instagram Story miliknya @awbimax, Jumat, 14 April 2023 dikutip pada Minggu (16/4/2023).
"Terus langsung dikasihin ke bokap gue (orangtua Bima Yudho)," ucapnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?