SUARA PEKANBARU - Mungkin kamu pernah mengalami saat berkumpul bersama keluarga maupun sahabat, kemudian melihat ada yang seumuran tetapi mukanya terlihat lebih muda.
Atau sebaliknya, kamu melihat seseorang yang seumuran tersebut ternyata memiliki wajah terlihat lebih tua.
Nah, perlu diingat bahwa pasti ada penyebab kenapa wajah bisa mengalami penuaan dini.
Wajib diketahui pula penyebab wajah terlihat awet muda, padahal umur sudah semakin merangkak naik.
Sebagaimana melansir video kanal YouTube Bang Jun, penggagas Jurus Sehat Rasulullah, dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang kebiasaan yang membuat proses penuaan dini semakin cepat.
"Pernahkah ibu bapak lihat teman Anda yang mungkin menjaga makanan boleh Anda bandingkan dengan wajah teman yang umurnya sama dia jauh lebih tua dari Anda," kata dr. Zaidul Akbar.
Tentu segala sesuatu yang terjadi pada tubuh manusia itu ada sebab, dan akibatnya.
Proses penuaan dini ini oleh dr. Zaidul Akbar disebut sebagai proses karatan atau oksidasi.
"Itu karatan, oksidasi," kata dr. Zaidul Akbar.
Menurut dr. Zaidul Akbar untuk mengetahui penyebab penuaan dini pada wajah sebetulnya sangat sederhana.
Lihat saja bagaimana pola makan yang setiap hari dilakukan.
"Tanya sama dia tiap hari makannya apa," ucap dr. Zaidul Akbar.
Sangat jelas apa yang dikonsumsi akan berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi wajah, dan tubuh secara umum.
Apabila yang dikonsumsi adalah makan yang tidak sehat, seperti junk food tentu akan berdampak buruk pada wajah, dan penuaan dini.
Terutama bagi makanan yang melalui proses pengolahan panjang, maka akan membuat oksidasi pada tubuh, dan menyebabkan wajah mengalami penuaan dini.
"Pagi-pagi belum apa-apa sarapan pagi nasi goreng, nggak cukup nasi goreng tambah teh manis, nggak cukup teh manis tambah gorengan," ucap dr. Zaidul Akbar.
"Ya sudah, jangan tanya kenapa nanti bulan depan kena kencing manis," tambah dr. Zaidul Akbar.
Maka prinsip dasarnya untuk mencegah penuaan dini pada wajah adalah dengan menjaga pola makan.
Pilihlah makanan yang segar tanpa melalui proses pengolahan panjang, dan menggunakan bahan pengawet.
"Jadi, segala sesuatu yang kita buat kembalinya ke kita juga," ucap dr. Zaidul Akbar. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Tragedi Rel Kereta: 16 Nyawa Melayang, KAI Ingatkan Bahaya Ngabuburit di Jalur Terlarang
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Ariawan Gunadi Tegaskan Gugatan Salah Sasaran dalam Sengketa NCD
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Pamer Naik MRT, Widi Mulia Sindir Gubernur Kaltim Soal Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar