SUARA PEKANBARU - Resep mie lendir khas Kepulauan Riau dengan kuah kacang kental. Anda dapat membuatnya di rumah dengan mengikuti resep di bawah ini.
Mie lendir sendiri merupakan makanan khas Kepulauan Riau. Mie lendir sendiri umumnya merupakan hidangan mie kuning yang direbus bersama tauge.
Selain tauge, mie lendir biasanya disajikan dengan telur rebus yang dibelah dua. Kemudian, mie lendir disiram dengan kuah kacang yang kental.
Kuah kacang inilah yang menjadi alasan kenapa mie ini disebut mie lendir.
Dalam sejarahnya, mie lendir merupakan makanan khas Melayu yang terdiri dari mie, kecambah, telur ayam rebus, kemudian disiram kuah kental.
Kuah kental tersebut lah yang membuat mie ini dijuluki mie lendir. Memang nampak aneh, namun soal rasa yang gurih dan enak tidak dapat diragukan lagi.
Dilansir pekanbaru.suara.com dari kanal Youtube @Dapur Adis inilah resep mie lendir khas Pekanbaru yang bisa anda coba di rumah.
“Kita masukan bumbu halus, 2 batang sere dan 5 lembar daun salam, kita tumis sampai wangi,” kata kreator tersebut.
Bahan-bahan membuat mie lendir
Baca Juga: Kalahkan Spice Girls, Tur Konser BLACKPINK 'Born Pink' Pecahkan Rekor Dunia
Bahan kuah :
- 7 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 7 buah cabe merah keriting
- 2 ruas kencur
- 100gr kacang tanah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial