SUARA PEKANBARU - Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menyatakan, pihaknya sudah memeriksa 14 saksi terkait tenggelamnya mahasiswa Politeknik Caltex Riau di Sungai Kampar.
13 mahasiswa dan Kepala Prodi Fakultas Teknik Listrik Politeknik Caltex Riau (PCR) diperiksa polisi terkait tewasnya Chandra Ari Kusuma (19), akibat tenggelam saat melakukan perkemahan.
"14 saksi sudah diperiksa. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui kronologis kejadian," kata Kombes Pol Nandang.
Nandang menerangkan, semua korban bersama Ari Dodi Romeo, Fikri Nakwan Rosandri, Septia Riandra Mandala diperintahkan seniornya untuk membersihkan badan di sungai setelah berendam di kubangan lumpur, Sabtu (3/6/2023) pukul 11.00 WIB.
"Lalu satu di antara senior menyuruh korban bersama para rekannya ini menutup mata menggunakan kain hitam, dan memegang tongkat, dipandu oleh senior Rizal Akbar hingga ke sungai," kata Nandang.
Saat itu, seorang mahasiswa yang mendampingi korban mengaku tak bisa berenang, dan meminta ke tepi sungai.
Namun, tak lama terdengar teriakan minta tolong dari korban dan rekannya.
"Teman korban dan Aldi Pratama langsung berusaha menarik Septia Riandra Mandala. Sedangkan, Fikri dan Ari Dodi ditolong oleh senior David. Akan tetapi, korban tidak dapat ditolong dan langsung hanyut," kata Nandang.
Setelah kejadian itu, Tim SAR gabungan mencari korban yang hilang terbawa arus Sungai Kampar tersebut.
Baca Juga: Temuan Kasus Tuberkulosis Masih Rendah, Dinkes Sleman Gencarkan Jemput Bola
Setelah lima hari pencarian, akhirnya korban ditemukan mengapung sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, Rabu (6/6/2023) sekitar pukul 17.30 WIB.
"Berdasarkan pemeriksaan Ketua Panitia, Wadi Muhammad Zaki, acara pengukuhan calon anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik PCR itu bukanlah kegiatan resmi, karena tanpa sepengetahuan pihak kampus," katanya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa PCR Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Tenggelam, Pihak Keluarga Menolak Otopsi Jenazah
-
Jelang Idul Adha 2023, Distankan Pekanbaru Tegaskan Hewan Kurban Perlu Mengantongi Dokumen Kesehatan
-
Tak Hanya Bripka Andry, Ternyata Ada Anggota Brimob Lain yang Diminta Setor Uang Jutaan Rupiah Setiap Bulan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK