SUARA PEKANBARU - Salah satu mesin ATM BCA di Kota Pekanbaru jadi ajang oknum pelaku untuk melakukan modus penipuan.
Hal ini sering terjadi yang menyebabkan keresahan terhadap warga, khususnya bagi yang ingin mengambil uang di mesin ATM BCA.
Tidak hanya BCA saja, mesin ATM bank lainnya pun sering terjadi karena sudah dimainkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi pencurian uang.
Kejadian tersebut dipantau Suara Pekanbaru dari Instagram @viralpekanbaru pada Senin (12/6/2023).
Diketahui, mesin ATM yang jadi sasaran pelaku di ATM BCA Planet Swalayan Marpoyan, Kota Pekanbaru.
Kata korban yang merupakan seorang wanita di dalam video, sudah ada beberapa orang yang ingin melakukan transaksi uang sudah jadi korban.
"ATM BCA di Planet Swalayan sudah ada beberapa yang ketelan ATM-nya," ujar korban.
Penyebabnya karena ada pelaku yang sengaja melakukan aksinya supaya kartunya tidak bisa keluar. Sehingga akan tertelan di dalam mesin ATM tersebut.
"Tempat masukin kartunya kayaknya ada lem tuh di dalamnya buat nahan kartu biar gak bisa keluar," jelasnya.
Baca Juga: Indah Permatasari dan Arie Kriting Bikin Konten Sindir Nursyah?
Dalam hal ini, bagi orang yang mengambil ataupun transfer uang. Saldonya tetap berkurang, tetapi uang dan kartunya tidak keluar sama sekali.
"Saldo berkurang tapi kartunya gak keluar, uangnya gak keluar," katanya.
Kronologi Modus Penipuan Uang di Mesin ATM BCA Pekanbaru
Kronologi dipaparkan dari komentar Instagram @indahfauzie bernama Indah Susanti. Kedapatan sebuah lem tebal yang menempel di celah lubang tempat memasukkan kartunya.
Sehingga, kartu ATM Indah tertahan karena terhalang lem tersebut. Akibat kelamaan, akhirnya kartu miliknya tertelan mesin ATM BCA.
Korban membeberkan, ia sudah curiga karena melihat salah satu pria yang selalu memperhatikannya dari luar ruangan mesin ATM BCA.
Alhasil, pelaku pria modus pencurian uang itu berhasil memakan korban sebanyak lima orang. Indah pun langsung menghubungi pihak Halo BCA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
Terkini
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Tak Mau Imbang, Adam Alis Ingin Persib Bandung Menang atas Persijap
-
Dapat Beasiswa Malah Bikin Onar, 3 Pelajar Sudan di Pringsewu Diciduk Imigrasi Bandar Lampung
-
Mauricio Souza Bangga Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Kevin Diks Cetak Gol dan Masuk Tim Terbaik Bundesliga
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya