SUARA PEKANBARU - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengungkapkan, balapan yang dilakoninya dalam sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga Sprint Race MotoGP Jerman 2023 penuh dengan risiko.
Hal tersebut, menyusul penampilan Marc Marquez yang terlihat kesulitan mengendalikan kuda besinya di atas lintasan.
Bahkan, The Baby Alien beberapa kali terjatuh sendiri di Sirkuit Sachsenring, lantaran kehilangan keseimbangan.
"Di babak kualifikasi, saya mendorong terlalu kuat, dan mencoba memberi kemampuan maksimal saya," kata Marc Marquez.
"Meski (hasilnya belum memuaskan), saya ingin berterima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, mereka semua juga berusaha sama kerasnya, dan telah melakukan kinerja baik," tambahnya.
"Upaya itu memiliki banyak risiko, jadi saya kira saya harus mencoba melakukan pendekatan yang lebih tenang untuk balapan mendatang," sambung peraih 8 gelar juara dunia itu.
Pada babak kualifikasi, Marquez kewalahan menemukan grip saat melibas tingkungan sirkuit sepanjang 3,67 km itu, dan beberapa kali terlibat kecelakaan hingga terjatuh.
Menyusul insiden kontroversial di sesi latihan MotoGP Jerman 2023, saat motor Marquez terjatuh menuju tikungan pertama hingga menabrak.
Bahkan, menghancurkan motor Johann Zarco yang baru saja keluar dari jalur pit, sang pebalap Spanyol itu tercatat setidaknya tiga kali mencium aspal pada dua sesi kualifikasi ini.
Berdasarkan hasil kualifikasi pertama (Q1), upaya terakhir Marquez sebelum terjatuh lagi di sesi kualifikasi kedua hanya mampu membawa ke posisi start ketujuh dengan jarak 0,604 detik dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).
"Prioritas utama saya kali ini adalah menghindari risiko kecelakaan, dan bisa menyelesaikan balapan dengan persiapan yang lebih baik," kata Marquez.
"Saya kira kami bisa lebih lebih kuat pada balapan utama di hari Minggu, mengingat kecepatan para kompetitor menurun jelang akhir (balapan), tapi kami sebaliknya bisa menjaga kecepatan dengan baik," tambahnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Pintu Kamar Terbuka, Muncul Rekan Sejawat: Detik-Detik Oknum Polisi Blitar Terjaring Pesta Sabu
-
Nyaman Bersama Mandiri, Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Investor Asing Lagi Senang Belanja Saham BBCA hingga BBRI
-
Kasus Korupsi Petral, Sudirman Said Dicecar soal Pengadaan dan Penentuan Harga Minyak
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Resmi Bergulir, Ruben Onsu Jalani Sidang Perdana Hak Asuh Anak, Absen di Pengadilan Karena Hal Ini
-
IHSG Bertahan di Level 6.100 pada Sesi I, BBCA dan BBRI Melesat
-
5 Aroma Parfum Saff & Co Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Sehari-hari
-
Kantongi Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Halte Transjakarta Kebon Sirih Arah Kota Tutup Tiga Hari Mulai Malam Ini