SUARA PEKANBARU - Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, sebanyak 25 orang terinfeksi rabies periode Januari-Mei 2023 akibat digigit hewan.
Namun, dari data tersebut belum ada laporan terkait yang meninggal dunia akibat terinfeksi rabies tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Herman mengungkapkan, pihaknya menemukan ada 12 kasus positif rabies pada hewan.
Tersebar di kabupaten/kota Riau, seperti di Indragiri Hilir 3 kasus, Pelalawan 1 kasus, Siak 4 kasus, Bengkalis 1 kasus, dan Pekanbaru 3 kasus.
"Dari 25 orang yang digigit hewan terinfeksi rabies tersebut tidak ada yang meninggal dunia, dan semua berhasil diobati serta sehat kembali," kata Herman, dikutip pekanbaru.suara.com dari riau.suara.com, Selasa (27/6/2023).
Herman mengatakan, sampai sekarang ini sudah ditemukan di lima daerah itu, dan Dinas PKH Riau terus berupaya mengantisipasi penyebaran penyakit rabies, terutama pada anjing dan kucing.
"Caranya adalah dengan melakukan penyuntikan anti rabies di seluruh kabupaten/kota di Riau," katanya.
Herman mengungkapkan, jika pihaknya mendistribusikan vaksin anti rabies melalui instansi terkait pada masing-masing kabupaten/kota Riau.
Vaksinasi hewan penular rabies adalah anjing, kucing, dan musang peliharaan warga.
Baca Juga: Luis Milla: Persib Akan Sangat Sulit Lawan Madura FC di Lawal Laga BRI Liga 1 2023-2024
Dinas Kesehatan Riau menyiapkan vaksin rabies bagi manusia terkhusus untuk orang yang digigit hewan positif rabies guna menghindari kefatalan pada korban.
"Sejak awal 2022 Dinas Kesehatan Riau sudah mendistribusikan vaksin rabies bagi manusia ke dinas kesehatan kabupaten/kota. Namun, jika terjadi kekurangan stok, dinkes kabupaten/kota dapat mengajukan kembali tambahan vaksin," kata Kepala Dinkes Riau, Zainal Arifin.
Zainal menerangkan, sudah menyediakan vaksin rabies bagi manusia, yakni korban yang sudah digigit hewan positif rabies, sebab orang yang digigit hewan rabies harus segera disuntikan vaksin.
"Untuk mendapatkan vaksin rabies tersebut, masyarakat Riau dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas atau klinik-klinik terdekat," katanya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Masalah Keluarga, Adik Hujamkan Pisau Garpu ke Kakak Kandung dan Istri di Tanggamus
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Novel Hafalan Shalat Delisa, Ketika Kehilangan Menjadi Ujian Keikhlasan
-
Warga Semarang Siapkan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Merata di Pulau Jawa Hari Ini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global