/
Sabtu, 01 Juli 2023 | 18:08 WIB
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca beri pernyatan untuk the Jakmania, pasca diundurnya jadwal menjamu PSM Makassar di Liga 1 2023/2024. (Dok: Persija Jakarta)

SUARA PEKANBARU - Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca beri pesan untuk the Jakmania, perihal diundurnya jadwal pekan ke-1 Liga 1 2023/2024 melawan PSM Makassar.

Pasalnya, pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebelumnya telah mengizinkan pertandingan Persija vs PSM pada Minggu (2/7/2023).

Hal tersebut hasil dari kekompakan the Jakmania agar Persija bisa menggunakan SUGBK, Jakarta di laga perdananya sebagai tuan rumah di Liga 1 2023/2024.

Namun, karena ada alasan yang tidak jelas mengapa SUGBK tidak bisa dipakai. Membuat laga Persija vs PSM harus diundur pada Senin (3/7/2023) kick off pukul 19.00 WIB.

Pernyataan tersebut tertuang dari surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) Nomor 358/LIB-COR/VI/2023, yang resmi menggeser jadwal Persija.

Dikutip dari kanal resmi Persija Jakarta pada Sabtu (1/7/2023), Mohamad Prapanca beri pesan khusus untuk the Jakmania terkait berbagai hambatan Macan Kemayoran mengawali Liga 1.

"Halo the Jakmania. Perjuangan panjang Persija di Liga 1 2023/2024 akan dimulai pada awal pekan depan. PSM menjadi ujian pertama Andritany Ardhiyasa dan kolega."

"Mungkin banyak di antara kalian yang merasa bahwa persiapan Persija jelang musim baru sedang tidak baik-baik saja."

"Mulai dari ketidakpastian venue pertandingan, perdebatan soal Marko Simic, insiden mati lampu Stadion Patriot, dan tentunya belum lengkapnya pemain asing Persija."

Baca Juga: Singgung soal Rumput GBK, Jokowi di HUT Bhayangkara: Tidak Boleh Rusak, Makanya Saya Cek Pasukan Tak Naik Mobil

Mohamad Prapanca mengakui kalau persiapan yang dilakukan Persija Jakarta belum maksimal untuk persiapan menyambut Liga 1 2023/2024.

"Persija menemui dinamika di berbagai aspek yang membuat seolah kapal kami sedikit oleng," jelasnya.

Ternyata dampak dari tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober 2022 kemarin menjadi salah satu pemicu persiapan Persija menjadi ketar-ketir.

Seperti kehilangan sponsor yang mendukung penuh Persija, kehilangan laga kandang di musim lalu berdampak terhadap finansial manajemen.

"Harus diakui badai yang terjadi musim lalu akibat tragedi Kanjuruhan benar-benar menohok," bebernya.

"Luka akibat kehilangan beberapa partai kandang dan mundurnya sponsor di musim lalu berimbas pada stabilitas finansial di akhir musim dan awal musim ini," pungkasnya.

Load More