SUARA PEKANBARU - Seorang pemuda berinisial (M-H) asal Desa Kajuanak Galis, Bangkalan. Melaporkan kepala desanya ke Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Bangkalan atas dugaan penyelewengan dana desa.
M-H membuat surat laporan terhadap Kades Kajuanak Galis pertama pada tanggal 20 Juni 2023 ke Inspektorat Bangkalan.
Dalam laporan M-H menyebutkan, bahwa tidak adanya kotransparansi dan indikasi dugaan penyelewengan bantuan dana desa dengan menyertakan 6 poin fakta pendukung.
Berharap laporannya ditindaklanjuti dengan cepat oleh Inspektorat Bangkalan, pada Senin (26/6/2023), M-H juga membuat laporan yang sama kepada Kejaksaan Negeri Bangkalan.
Dihubungi terpisah melalui sambungan telepon, M-H bercerita tentang alasan yang mendorong dirinya melaporkan Kepala Desa (Kades) Kajuanak Galis.
"Pertama laporan ini berangkat dari keresahan saya sebagai masyarakat melihat banyaknya problematika terjadi di Desa Kajuanak Galis apalagi tidak ada nya transparansi diwilayah nya," jelasnya.
Ia bercerita tentang banyak problematika berawal dari Kades Kajuanak Galis yang menjabat tanpa melalui proses pemilihan hingga 2016.
"Untuk diketahui bersama sejak tahun 2000-an setelah meninggalnya Bapak Zaenal Abidin kepala desa Kajuanak Galis yang sah. Bapak Marsit anak alm. Zaenal Abidin menjadi penanggung jawab kepala desa menggantikan almarhum orang tuanya hingga 2016."
"Bahwa dari tahun 2000 sampai 2016 tersebut tidak ada pemilihan sehingga membuat Bapak Marsit menjadi Penjabat (Pj) kepala desa hingga 16 tahun lamanya."
Baca Juga: Diancam Mau Dilaporkan ke Polisi, Akun YouTube yang Fitnah Dewi Perssik Kini Hilang
Selanjutnya, M-H mengatakan kades sekarang baru terpilih secara sah melalui pemilihan pada tahun 2016 hingga 2023.
"Pemilihan kades baru ada tahun 2016 dan 2023 yang hasilnya bapak Marsit menjadi Kades Kajuanak Galis."
"Artinya dari tahun 2000 sampai 2016 beliau menjabat selama 16 tahun tanpa melalui proses pemilihan. Yang artinya cacat secara administrasi dan hukum."
M-H mengatakan, keresahan selain tebang pilih yang ia dan masyarakat Kajuanak Galis rasakan selama puluhan tahun adalah kurang adanya sentuhan program yang langsung pada masyarakat.
"Banyak masalah yang sudah dirasakan puluhan tahun dihadapi masyarakat Kajuanak Galis. Seperti minimnya informasi membuat masyarakat tidak mengetahui kapan tiba waktunya perihal bantuan dana desa atau PKH."
"Dan bantuan renovasi rumah hingga bantuan sembako. Banyak warga yang mengeluh akan akses jalan yang rusak antar dusun Brikes menuju Pengambaan juga dari dusun Patapan hingga Penaporan."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Apa Saja? Ini 3 Rekomendasi dan Review-nya
-
4 Pelembap Oil Control, Kunci Skin Barrier Tetap Sehat pada Kulit Berminyak
-
ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik, Bisa Bajak Sawah 1 Hektare Sekali Cas
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Review Warung Pocong: Bikin Ketawa Sekaligus Merinding, Ini Alasan Film Ini Beda!
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Berbekal Mental Baja, Mampukah Inggris Redam Argentina di Semifinal?
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Purbaya Akhirnya Bongkar Masalah di Program MBG, Janji Bakal Libatkan Rakyat
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?